Berita

Ketua Umum Partai Gelora, Anis Matta/Net

Politik

Ketum Gelora: Parpol yang Tidak Dukung Kadernya Lebih Baik Jadi Event Organizer Saja!

SABTU, 03 SEPTEMBER 2022 | 08:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia merasa salut dengan partai politik yang mencalonkan kadernya pada Pilpres 2024 mendatang. Ketimbang mengusung figur yang berada di luar partainya.

Ketua Umum Partai Gelora, Anis Matta menyatakan, pihaknya lebih respek terhadap PDIP, Partai Gerindra, dan PKB yang mencalonkan kadernya sendiri.

"Mereka benar-benar membangun sebuah partai dengan memperjuangkan kadernya secara konsisten. Mereka bekerja keras membangun jaringannya dan tidak menjual karcis atau tiket kepada orang lain. Saya respek dengan orang-orang seperti ini," kata Anis Matta dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (3/9).


Anis Matta mengaku tidak mengerti terhadap pola pikir partai politik yang tidak mau mencalonkan kadernya sebagai capres, tetapi justru mencomot orang lain untuk didukung.

Padahal, kata Anis, fungsi parpol itu adalah sekolah kepemimpinan nasional yang melahirkan sosok pemimpin, bukan sekadar membangun kekuatan untuk mendapat jabatan meski dari kader eksternal.

"Jika mencalonkan orang lain dan berjualan karcis, bukan kadernya sendiri, lebih baik tidak usah jadi partai politik, jadi event organizer saja," tegasnya.

Partai Gelora, kata Anis Matta, sebenarnya ingin mencalonkan kadernya sendiri sebagai capres di Pilpres 2024. Namun, karena gugatan soal pemisahan antara Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden 2024 ditolak Mahkamah Konstitusi (MK), maka tidak bisa mengajukan sendiri.

"Partai Gelora akan terlibat dalam proses pencapresan saat ini, cuma hingga Desember nanti fokus untuk bisa lolos verifikasi partai politik," pungkasnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

UPDATE

Bedakan Es Gabus dengan Spons Saja Tidak Bisa, Apalagi Ijazah Asli

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:09

Mendesak Pemberlakuan Cukai MBDK

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:03

Paling Ideal Kedudukan Polri di Bawah Presiden

Jumat, 30 Januari 2026 | 01:21

MBG Lebih Mendesak, Lapangan Kerja Nanti Dulu Ya!

Jumat, 30 Januari 2026 | 01:16

Eggi Sudjana Cs Telah Jadi Pelayan Kepentingan Politik Jokowi

Jumat, 30 Januari 2026 | 01:11

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

PKR Tatap Pemilu 2029 Mengandalkan Kader Daerah

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:09

Kubu Jokowi akan Terus Lancarkan Strategi Adu Domba terkait Isu Ijazah Palsu

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:04

Ahmad Luthfi Menghilang saat Bencana Menerjang Jateng

Kamis, 29 Januari 2026 | 23:38

Roy Suryo akan Laporkan Balik Eggi Sudjana Cs

Kamis, 29 Januari 2026 | 23:15

Selengkapnya