Berita

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja/RMOL

Politik

Bawaslu Ingin Rekomendasi Penanganan Pelanggaran Pemilu juga Berlaku bagi TNI-Polri

JUMAT, 02 SEPTEMBER 2022 | 13:45 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Implementasi amanat UU Nomor 7/2017 tentang Pemilu terkait pengawasan netralitas apartur sipil negara (ASN), anggota TNI dan Polri, bakal dituangkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) lewat beleid atau peraturan yang kini tengah disusun.

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja menerangkan, dalam Pasal 93 huruf f UU Pemilu mengatur soal tugas Bawaslu yang mesti mengawasi netralitas ASN, anggota TNI dan Polri dalam pelaksanaan pemilu.

"Bentuknya seperti apa? Itu yang kita atur sekarang," ujar Bagja usai mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI dan Kementerian Dalam Negeri di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis kemarin (1/9).


Dalam Praturan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang mengatur soal pengawasan, belum diatur secara rinci mengenai penyelesaian dugaan pelanggaran netralitas ASN, TNI, dan Polri.

"Itu sudah berlaku (berdasarkan Pasal 93 huruf f UU Pemilu), tapi dalam peraturannya (di Bawaslu) belum ada. Jalannya belum dibuat tapi sudah dilakukan. Jadi kita buat jalannya," tuturnya.

Pada pemilu sebelumnya, dijelaskan Bagja, Bawaslu RI memiliki mekanisme rekomendasi kepada institusi terkait untuk menindaklanjuti hasil penanganan dugaan pelanggaran oleh ASN, TNI, dan Polri.

Hanya saja, menurutnya, output di lembaga terkait yang menangani ASN, TNI, dan Polri tidak cukup efektif, karena ada ketidakjelasan wewenang di dalam proses penangan dugaan pelanggaran netralitas aparatur pemerintahan.

"Kami bisa rekomendasi kepada, misalnya, Irwasum Polri, Kadiv Propam, 'ini loh teman-temannya diduga melanggar etik'," ucap Bagja.

"Tetapi kemudian  harus diperjelas kewenangannya," sambungnya.

Sebagai contoh, Bagja menyebutkan kerawanan dugaan pelanggaran netralitas oleh Polri yang dalam segi teknis itu saat ikut mengawal jalannya pemilu.

"Teman-teman takut enggak kalau orang enggak netral pegang senjata, punya kewenangan penyidikan, dia tidak netral. Kebayang enggak? Kalau saya kebayang," cetusnya.

"(Misal) untuk membawa kotak suara dari satu tempat ke tempat lain, kemudian dia (mengajak) 'ayo pilih ini'. Enggak boleh dong. Masa kemudian polisi ikut (mengajak memilih), dia kan menjaga keamanan," tandas Bagja.

Berdasarkan Pasal 280 ayat (3) UU Pemilu, setiap orang yang dilarang ikut serta sebagai pelaksanaan tim kampanye pemilu beberapa di antaranya adalah ASN, TNI, dan Polri.

Jika terbukti melanggar, hukumannya diatur dalam Pasal 494 UU Pemilu dengan acaman pidana kurungan paling lama 1 tahun dan denda paling banyak Rp 12 juta.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya