Berita

Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, Sandiaga Uno/Net

Politik

Tak Bisa Larang Keinginan Sandi Nyapres pada 2024, Gerindra: Tapi Ada Aturan dan Etika

KAMIS, 01 SEPTEMBER 2022 | 16:10 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Gerindra menanggapi santai pernyataan Menparekraf sekaligus Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, Sandiaga Salahuddin Uno, yang menyatakan siap maju pada Pilpres 2024.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, partai Gerindra sudah confirm mengusung Ketua Umum Prabowo Subianto sebagai capres 2024.

“Oh jelas, kalau di Gerindra sudah final bahwa calon presiden adalah Pak Prabowo, kan sudah diketok,” kata Dasco kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10).


Adapun, lanjut Wakil Ketua DPR RI ini, keinginan Sandiaga Uno maju pada Pilpres 2024 merupakan hak politiknya secara pribadi.

“Saya pikir soal penjajakan-penjajakan itu ya mungkin karena Pak Sandi pingin coba menjajaki, karena dia sudah siap tentunya nantinya akan ada langkah politik yang diambil oleh Pak Sandi, itu Pak Sandi yang tahu,” ujarnya.

Dasco menjelaskan bahwa pihaknya tidak bisa melarang keinginan Sandiaga Uno untuk nyapres pada 2024, meskipun sudah diputuskan bahwa Prabowo Subianto capres yang diusung Gerindra.

“Ya kami kan enggak bisa melarang kalau hak-hak politik seseorang mau maju, tapi kan kemudian nanti ada aturan dan etik-etika yang bersih gitu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Sandiaga Uno menyatakan siap maju Pilpres 2024. Terkait pasangan, Sandiaga menyerahkannya ke pilihan partai.

"(Soal pasangan) saya serahkan kepada parpol. Saya ini, pengalaman sebelumnya, parpol-lah yang akan menentukan pilihannya. Dan politik Indonesia semakin dewasa, semakin bijaksana," ujar Sandiaga saat ditemui wartawan usai pertemuan dengan pengurus DPW PPP di kawasan Gedongkuning, Bantul, DIY, Selasa (30/8).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya