Berita

Menparkeraf yang juga kader Gerindra, Sandiaga Uno/Net

Politik

Arief Poyuono: Sekelas Ganjar Saja Manut, Masak Sandiaga Membangkang Putusan Partai

KAMIS, 01 SEPTEMBER 2022 | 15:43 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Mantan Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono mengkritik sikap Sandiaga Uno yang dianggap tidak patuh terhadap keputusan partai.

Kritik Arief ini menyangkut pernyataan Sandiaga yang menyatakan siap maju sebagai calon presiden (capres) pada Pemilu 2024 mendatang saat berbicara di salah satu forum Partai Pembangunan Persatuan (PPP). Padahal kata Arief, Rapimnas Partai Gerindra sudah memutuskan untuk memberikan mandat kepada Prabowo sebagai calon yang diusung sebagai capres.

“Hasil Rapimnas Gerindra itu kan keputusan tertinggi di Partai Gerindra yang harus dipatuhi oleh semua kader Gerindra, dimana memutuskan Prabowo lah capresnya. Dengan kelakuan Sandi mencari dukungan ke PPP untuk nyapres itu bentuk pelanggaran berat dan harus dipecat oleh partai,” kata Arief kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (1/9).


“Wong kader Gerindra mendukung tokoh lain untuk nyapres saja dipecat, apalagi ini menyatakan siap nyapres,” tambah Arief menekankan.

Arief mengatakan, pernyataan Sandiaga di forum PPP itu tidak hanya merugikan Gerindra melainkan juga sikap nyata pembangkangan terhadap keputusan partai.

Arief bahkan membangdingkan sikap Sandiaga dengan Ganjar Pranowo yang sudah diusung oleh para relawan untuk maju sebagai capres, namun belum memberikan pernyataan secara resmi dirinya siap maju.

“Sekelas Ganjar Pranowo saja tidak pernah berani mengucapkan kalau akan maju sebagai capres walau banyak relawan yang sudah terbentuk Ganjar patuh dengan putusan partai PDI Perjuangan dan Ibu Mega. Apalagi dia (Sandiaga) baru anak kemarin sore jadi kader Gerindra,” pungkas Arief.


Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

PT DSI Fokus Genjot Ekspor 3 Komoditas Ini

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:53

Kasus Abu Janda jadi Ujian Polri, Akankah Pilih Kasih?

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:32

Nahdliyin DIY Soroti Konflik PBNU dan Arah Organisasi

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:10

Prabowo Dijadwalkan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila Besok

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:01

Kedekatan Prabowo dengan Tiga Pemimpin Adidaya Untungkan Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:43

Kamboja Bebaskan Denda Overstay 5.950 WNI Terjerat Kasus Online Scam

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24

Rekam Jejak Ryamizard Ryacudu: Dari Titisan Darah Militer hingga Kursi Eksekutif

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:05

Meski Disidangkan, Kasus LCC Empat Pilar Perlu Pertimbangkan Jalan Damai

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:44

Program Bioflok Presiden Prabowo di Karawang Sukses Panen Raya 1,2 Ton Ikan Nila

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:34

Warisan Bung Tomo: Lawan Pemimpin yang Tak Berpihak pada Rakyat Kecil!

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya