Berita

Helikopter Chinook/Net

Dunia

Militer AS Kandangkan Seluruh Helikopter Chinook, Ada Apa?

RABU, 31 AGUSTUS 2022 | 09:07 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk grounded atau mengandangkan seluruh armada helikopter Chinook selama beberapa waktu ke depan.

Itu dilakukan setelah munculnya kekhawatiran menganai kebakaran mesin di antara lebih dari 70 helikopter yang telah diperiksa.

Meski insiden itu tidak mengakibatkan cedera atau kematian, namun Komando Material Angkatan Darat AS memutuskan untuk mengandangkan armada tersebut demi kehati-hatian.


"Keselamatan tentara kami adalah prioritas utama Angkatan Darat, dan kami akan memastikan pesawat kami tetap aman dan layak terbang," kata jurubicara Angkatan Darat AS.

Dari laporan The Wall Street Journal pada Rabu (31/8), larangan terbang mulai berlaku sejak 24 jam terakhir. Sementara Angkatan Darat memiliki sekitar 400 helikopter dalam armadanya.

Dikandangkannya helikopter Chinook dapat menimbulkan tantangan logistik bagi tentara Amerika, tergantung pada berapa lama larangan berlangsung.

Chinook adalah helikopter angkat berat yang digunakan oleh pasukan reguler dan khusus Angkatan Darat, mengangkut lebih dari empat lusin tentara atau kargo.

Armada ini telah menjadi pokok bagi Angkatan Darat selama enam dekade. Chinook dibuat oleh perusahaan kedirgantaraan Boeing.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya