Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin dengan mantan Presiden Soviet Mikhail Gorbachev pada awal konferensi pers di Schleswig, Jerman utara, pada tahun 2004. Foto: Carsten Rehder

Dunia

Putin Sangat Berduka atas Kematian Gorbachev, Pemimpin Uni Soviet yang Membantu Mengakhiri Perang Dingin

RABU, 31 AGUSTUS 2022 | 07:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kematian mantan pemimpin Soviet Mikhail Gorbachev menorehkan duka terdalam bagi Presiden Rusia Vladimir Putin

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Putin sangat bersedih dan menyampaikan belasungkawa atas kematian sahabat, rekan, dan orang yang ia hormati itu.

"Vladimir Putin menyampaikan belasungkawa yang terdalam atas kematian Mikhail Gorbachev. Di pagi hari dia mengirim telegram dengan belasungkawa kepada kerabat dan teman-teman," kata Peskov.


Mikhail Gorbachev, presiden pertama dan terakhir Uni Soviet, meninggal pada usia 91 tahun setelah sakit parah dan berkepanjangan pada Selasa, kata Rumah Sakit Klinik Pusat.

Selama jabatannya, Putin telah bertemu dengan Gorbachev beberapa kali. Terakhir kali ia menerima mantan pemimpin Soviet itu di Novo-Ogaryovo pada Maret 2006, sehari setelah ulang tahun ke-75 politisi tersebut.

Ketika Gorbachev merayakan ulang tahunnya yang ke-90, Putin menunjukkan dalam telegram ucapan selamatnya, memandangnya sebagai bagian dari konstelasi orang-orang yang cerdas dan luar biasa serta negarawan terkemuka.

Putin juga mencatat bagaimana pemimpin Uni Soviet itu memiliki kehidupan yang kaya dan otoritas yang tinggi, dengan kontribusinya pada proyek-proyek sosial, amal, dan pendidikan, serta pengembangan kerja sama kemanusiaan internasional.

Kebijakan Gorbachev membuatnya populer di Barat, tetapi di negaranya sendiri ia tetap menjadi tokoh kontroversial hingga hari ini.

Dia dipuji oleh banyak orang atas inisiatif pelucutan senjatanya, penyatuan Jerman, memicu jatuhnya Tirai Besi dan mengakhiri Perang Dingin, serta memberikan negara-negara Eropa Timur hak untuk menentukan nasib sendiri.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya