Berita

KTT TICAD/Net

Dunia

Kelompok Separatis Diundang ke KTT TICAD, Jepang Kecam Tunisia

SELASA, 30 AGUSTUS 2022 | 09:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jepang dengan tegas mengecam kehadiran kelompok separatis Polisario dalam pertemuan tingkat tinggi Kerjasama Internasional Jepang-Afrika (TICAD) ke-8.

Pertemuan digelar di Tunis, Tunisia pada 27 hingga 28 Agustus, dengan Jepang yang dibuat kesal karena kehadiran kelompok separatis.

"TICAD adalah forum diskusi tentang pembangunan Afrika. Oleh karena itu. kehadiran entitas apa pun, yang tidak diakui Jepang sebagai negara berdaulat, pada pertemuan TICAD, termasuk Pertemuan Pejabat Senior dan Pertemuan Puncak, tidak memengaruhi posisi Jepang terkait status entitas ini," kata Jepang, seperti dimuat MAP News.


Pernyataan ini menegaskan posisi yang telah diungkapkan oleh Tokyo bahwa undangan KTT, yang akan dikeluarkan secara eksklusif dan bersama-sama oleh Tunisia dan Jepang, hanya dikirim ke negara-negara yang diakui secara resmi oleh Tokyo dan tidak dikenakan sanksi oleh Uni Afrika.

Sementara itu, Tunisia selaku tuan rumah, justru secara sepihak mengundang entitas separatis, yang merusak kekhidmatan dan ketenangan selama pertemuan.

Pada 19 Agustus 2022, Jepang mengatakan undangan untuk Polisario telah melanggar prosedur yang disepakati.

Kerajaan Maroko sendiri telah memutuskan untuk tidak berpartisipasi dalam KTT TICAD ke-8, serta memanggil duta besarnya di Tunis untuk konsultasi.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya