Berita

Anggota Komisi III DPR Fraksi PKS, Habib Aboe Bakar Alhabsyi/Net

Politik

Terima Panggilan "Sayang" dari Istri, MKD Pastikan Habib Aboe Bakar Tak Langgar Kode Etik

SELASA, 30 AGUSTUS 2022 | 02:24 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI pastikan telah melakukan kajian pada laporan DPP Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB) terhadap anggota Komisi III DPR Fraksi PKS, Habib Aboe Bakar Alhabsyi.

Laporan tersebut berkenaan dengan suara telepon ‘sayang' saat Komisi III DPR rapat dengar pendapat (RDP) bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Rabu lalu (24/8).

Dikatakan Wakil Ketua MKD DPR RI Habiburokhman, setelah dilakukan kajian pada fakta dan keterangan langsung Aboe Bakar, didapati telepon tersebut terjadi tanpa ada unsur kesengajaan.


"Kami sudah mempelajari laporan tersebut berikut bukti-buktinya dan juga sudah memberikan keterangan teradu Habib Aboe Bakar Alhabsyi di mana didapat keterangan bahwa itu ketidaksengajaan," ujar Habiburokhman kepada wartawan, Senin (29/8).

Kata legislator Partai Gerindra itu, panggilan sayang itu berasal dari suara istri Aboe Bakar yang menelepon saat tanpa disadari mikropon meja rapat sedang menyala.

"Beliau menerima telfon dari istri di saat speaker HP dan speaker meja dalam posisi aktif," katanya.

Atas kejadian itu, lanjutnya, Aboe Bakar juga menyampaikan permintaan maaf kepada MKD dan masyarakat yang merasa terganggu.

"Jadi dalam momen ini kami sampaikan permintaan maaf beliau, dan karena itu maka kasus ini diputuskam dalam pleno rapat MKD untuk dihentikan dan dinyatakan tidak ada pelanggaran etik," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya