Berita

Forum Aliansi Santri Banten mendatangi kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Banten/Ist

Politik

Ketua DPW PPP Banten Tampung Aspirasi Santri Soal Kekecewaan "Amplop Kiai"

SENIN, 29 AGUSTUS 2022 | 23:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ratusan ulama dan santri yang tergabung dalam Forum Aliansi Santri Banten mendatangi kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Banten, di Ciracas, Serang, Banten.

Kehadiran mereka, untuk menyampaikan aspirasi dan menuntut Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa untuk meminta maaf secara terbuka dan mundur dari jabatannya sebagai tanggung jawab telah merendahkan kiai lewat pernyataan "amplop kiai".

"Kami minta Suharso untuk memohon maaf kepada seluruh kiai di nusantara. Serta meminta Pak Presiden untuk mempertimbangkan posisi Suharso di kabinetnya yang menjabat sebagai Kepala Bappenas," ujar Aris Munandar dalam keterangannya, Senin (29/8).


Aris mengungkapkan, selain melakukan aksi Forum Aliansi Santri Banten juga melaporkan Suharso ke Polda Banten. Dia pun berjanji akan tetap menjadi garda terdepan untuk menjaga marwah kiai dan pesantren.

"Kami akan tetap menjadi garda depan untuk menjaga marwah kiai dan pesantren khususnya wilayah Banten. Selanjutnya, kami juga akan melaporkan Suharso ke Polda Banten," katanya.

Sementara itu, Ketua DPW PPP Banten Subadri Ushuludin yang menerima perwakilan massa, memastikan akan segera menyampaikan aspirasi ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Karena menurutnya PPP tidak bisa terlepas dari para alim ulama.

"Kami tadi sudah menerima aspirasi dari Forum Aliansi Santri Banten. Karena ini amanah, jadi kami wajib menyampaikannya ke DPP agar ketua umum pun tahu," demikian Subadri.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya