Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky/Net

Dunia

Zelensky Yakin Mampu Rebut Kembali Wilayah yang Dikuasai Rusia

SENIN, 29 AGUSTUS 2022 | 11:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ukraina akan mampu merebut kembali wilayah Donbass yang sekarang hampir sepenuhnya dikuasai pasukan Rusia. Presiden Volodymyr Zelensky mengutarakan keyakinannya itu dalam pidato terbarunya yang disiarkan pada Minggu malam (28/8) waktu setempat.

“Kami tidak melupakan dan tidak akan melupakan salah satu kota kami dan orang-orang kami,” katanya, seperti dikutip dari RT, Senin (29/8).

Ia memaparkan bahwa Donbass telah hancur sehancur-hancurnya, akibat serangan Rusia. Donetsk yang menurutnya bagian dari Ukraina juga lebur oleh rentetan rudal.


"Donetsk (milik Ukraina) telah dipermalukan oleh pendudukan Rusia dan dirampok. Tapi Ukraina akan kembali. Pasti. Hidup (mereka) akan kembali. Martabat orang-orang Donbass akan kembali. Kemampuan untuk hidup akan kembali. Kesempatan untuk hidup dengan aman dan bahagia,” tambah Zelensky berapi-api.

"Inilah yang akan dilambangkan oleh bendera Ukraina ketika kita memasangnya di Donetsk, Gorlovka, Mariupol, di semua kota Donbass, wilayah Azov, di semua wilayah di bawah pendudukan Rusia �" di wilayah Kharkov, Zaporozhye, Kherson. Dan pastinya di Krimea," ujarnya. Menambahkan bahwa Ukraina tidak mungkin melupakan bagaimana kota-kota itu telah direbut.

Perjuangan Zelensky merebut kembali wilayah yang saat ini dikuasai Rusia kemungkinan akan mendapat bantuan dari AS, merujuk pada artikel The Washington Post yang terbit minggu ini tentang janji Amerika untuk mengirimkan bantuan militer terbaru.

Bulan lalu, sejumlah pejabat tinggi Ukraina menyatakan bahwa militer negara itu akan melancarkan serangan balasan di selatan negara itu pada Agustus untuk merebut kembali kota Kherson.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya