Berita

Zainuddin Purba saat berorasi tunggal di depan Mapolda Sumut beberapa waktu lalu/Net

Nusantara

Zainuddin Purba: Menghancurkan Barak, Bukan Cara Efektif Putus Peredaran Narkoba

SENIN, 29 AGUSTUS 2022 | 02:56 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, diminta lebih serius dalam menangkap bandar maupun pelaku kejahatan narkoba yang ada di Tanjung Pamah, Desa Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang.

Desakan itu, salah satunya disuarakan oleh Zainuddin Purba, politisi Golkar yang kini duduk sebagai anggota DPRD Sumatera Utara. Dia mengaku sangat resah dengan maraknya peredaran narkoba yang tidak jauh dari kediamannya.

"Jangan hanya membongkar dan menghancurkan barak-barak narkoba yang menurut saya tidak efektif memutus peredaran narkoba di Sumatera Utara," ujar Zainuddin Purba dikutip Kantor Berita RMOLSumut, Minggu (28/8).


Zainuddin mengatakan, barak narkoba di lokasi tersebut sudah dirobohkan pada Jumat (26/8). Namun, aktivitas peredaran narkoba masih terus berlanjut.

"Walau sudah dibongkar tapi mereka terus berjualan narkoba di sekitar lokasi itu, bahkan masih ramai transaksinya. Sebab barak itu tidak terlalu penting bagi mereka pengedar narkoba," katanya.

Beberapa penggerebekan yang tidak membuahkan hasil, lanjutnya, juga harus menjadi perhatian dari Kapolda Sumut. Hal ini mengindikasikan jika para bandar dibekingi oknum aparat penegak hukum yang mengetahui persis rencana dari pihak kepolisian untuk melakukan penggerebekan.

“Ini harus menjadi perhatian Kapolda Sumut. Ada oknum dari pihak kepolisian yang melakukan permufakatan jahat dengan membocorkan informasi akan razia. Hal ini membuat semua alat judi dan para bandar narkoba kerap luput dari penangkapan dari aparat Polrestabes Medan,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya