Berita

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani/Net

Politik

Ahmad Muzani: Berkoalisi dengan PKB, Cara Prabowo Subianto Menjawab Harapan Rakyat

SENIN, 29 AGUSTUS 2022 | 01:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Berdirinya kantor DPC Gerindra Kabupaten Brebes yang dibangun swadaya, menandakan adanya perjuangan dalam mewujudkan kemenangan rakyat. Utamanya, dalam meningkatkan kesejahteraan petani baik itu bawang merah ataupun petani bebek.

Begitu dikatakan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani saat meresmikan kantor DPC Partai Gerindra Brebes, Jawa Tengah, Minggu (28/8).

"Melalui kantor DPC Gerindra Kabupaten Brebes ini kita ingin memperbaiki nasib petani bawang agar lebih makmur. Kita ingin padi kita harganya bagus. Kita ingin para petani bebek dan pengusaha telur asin untung," ujar Muzani.


Untuk mencapai cita-cita kesejahteraan itu, kata dia, salah satu kuncinya adalah memenangkan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto pada gelaran Pemilu Serentak 2024 nanti.

"Kita berharap melalui kantor ini, nanti Pak Prabowo bisa menjadi presiden pada 2024. Maka dengarkanlah rakyat, jangan hianati rakyat, jangan lupakan rakyat, selalu dekat dengan rakyat," katanya.

Wakil Ketua MPR RI ini mengatakan, keputusan Prabowo mau menjadi capres itu bukan karena keinginan pribadinya. Melainkan karena panggilan dari rakyat. Itu terbukti dari seluruh pengurus Gerindra mulai dari ranting, PAC, DPC, DPD, dan DPP menginginkan dan menyampaikan aspirasinya agar Prabowo maju pada Pilpres 2024 mendatang.

Untuk mengakomodir keinginan itu, lanjutnya, maka kemudian Prabowo bergerak cepat menjalin koalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

"Karena rakyat masih terus memberikan dukungan kepada kami, kepada Pak Prabowo dan kepada Partai Gerindra. Dan itu sebabnya kenapa kita begitu cepat ketemu (dan berkoalisi) dengan PKB. Karena kita berjuang untuk membangkitkan yang lemah menjadi kuat," terangnya.

Muzani menjelaskan, kondisi dunia saat ini dalam sedang dalam ancaman krisis akibat perang Rusia dan Ukraina. Untuk itu, Indonesia butuh pemimpin seperti Prabowo untuk memastikan bahwa Indonesia tidak terdampak secara signifikan dari ancaman krisis global.

"Kami percaya jika Pak Prabowo diberi kesempatan untuk memimpin negeri ini, maka pertahanan, keamanan negara kita akan lebih kuat dan disegani," tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya