Berita

Taman bermain rusak setelah serangan udara di Mekelle, ibu kota wilayah Tigray utara Ethiopia, 26 Agustus 2022/Net

Dunia

Serangan Udara di Tigray Hantam Taman Bermain, Tujuh Tewas

SABTU, 27 AGUSTUS 2022 | 15:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sedikitnya tujuh orang dilaporkan tewas akibat serangn udara di tempat bermain anak-anak di ibu kota wilayah Tigray utara Ethiopia pada Jumat (26/8) waktu setempat.

Para pejabat medis mengatakan tiga anak termasuk di antara yang tewas tetapi juru bicara pemerintah federal membantah ada korban sipil.

Kepala Eksekutif Rumah Sakit Ayder, Kibrom Gebreselassie, mengatakan di Twitter bahwa rumah sakit tersebut telah menerima empat orang tewas, termasuk dua anak, dan sembilan lainnya luka-luka.


Dia mengatakan serangan telah menghantam taman bermain anak-anak. Tidak jelas juga apakah ada fasilitas militer di dekatnya.

Sementara itu juru bicara pemerintah federal Legesse Tulu mengatakan berita tentang adanya korban sipil adalah sebuah kebohongan dan drama yang dibuat-buat. Dia malah menuduh pihak berwenang Tigrayan membuang kantong mayat.

Dia juga membantah serangan pemerintah menghantam fasilitas sipil dan mengatakan mereka hanya menargetkan situs militer.

Cuplikan yang diterbitkan oleh Tigrai TV menunjukkan sebuah bangunan dengan atap yang hancur, memperlihatkan tumpukan seluncuran dan pekerja darurat membawa tandu dari balik dinding merah muda yang rusak yang dicat dengan kupu-kupu raksasa.

Reuters melaporkan, serangan udara di Mekelle terjadi dua hari setelah kembali pecahnya pertempuran antara pemerintah nasional dan pasukan Tigrayan di perbatasan wilayah Tigray dan Amhara, menghancurkan kesepakatan gencatan senjata yang sebelumnya dicapai kedua pihak.

Pemerintah Ethiopia kemudian mendesak penduduk Tigray untuk menjauh dari fasilitas militer, dengan mengatakan pihaknya bermaksud mengambil tindakan untuk menargetkan pasukan militer.

Perang meletus di Tigray pada November 2020 dan menyebar ke wilayah tetangga Afar dan Amhara setahun yang lalu. November lalu, pasukan Tigrayan berbaris menuju Addis Ababa tetapi dihalau kembali oleh serangan pemerintah.

Gencatan senjata diumumkan pada Maret setelah kedua belah pihak berjuang menemui jalan buntu dan pemerintah mengumumkan gencatan senjata kemanusiaan, mengizinkan bantuan makanan yang sangat dibutuhkan ke wilayah tersebut.

Saat pertempuran meletus minggu ini, keduanya saling menyalahkan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya