Berita

Patung perunggu Avalokitesvara, kiri, dan dua patung Buddha, tengah dan kanan, dari Museum Seni Denver di Colorado./Foto: Kementerian Kebudayaan Thailand/Bangkok Post

Dunia

Thailand Upayakan Ambil Kembali Tiga Patung Buddha Kuno dari Museum AS

KAMIS, 25 AGUSTUS 2022 | 13:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL. Pemerintah Thailand terus berupaya mengambil kembali setidaknya tiga benda kuno yang dipajang di museum Amerika Serikat.

Menteri Kebudayaan Thailand Itthiphol Kunplome mengatakan, tiga benda kuno yang sedang diupayakan komite pengambilan benda-benda kuno adalah patung perunggu Avalokitesvara, manifestasi duniawi dari Buddha Amitabha abadi, dan dua patung Buddha berdiri.

Avalokitesvara termasuk dalam periode pra-Angkorian antara abad ke-6 dan ke-9 sedangkan kedua patung tersebut berasal dari periode Dvaravati dari abad ke-7 hingga ke-11.


Menteri mengatakan patung-patung itu dipajang di Museum Seni Denver di Colorado.

"Kementerian telah melaporkan kepada Perdana Menteri Jenderal Prayut Chan-o-cha tentang keberhasilan sebelumnya dalam mengamankan kembalinya dua ambang pintu kuno, yang diyakini pihak berwenang dicuri dari situs arkeologi di cagar alam bersejarah Prasat Khao Lon di Sa Kaeo dan Prasat Nong Hong di Buri Ram pada awal 1960-an," katanya, seperti dikutip dari Bangkok Post, Kamis (25/8).

Lintel, yang dipajang di Asian Art Museum di San Francisco, dipamerkan di Museum Nasional Bangkok dekat Grand Palace selama tiga bulan setelah mereka tiba kembali di Thailand pada Mei tahun lalu.

Bulan lalu, mahkota emas antik yang merupakan bagian dari patung Buddha berusia 500 tahun dari era Lanna dikembalikan ke kerajaan. Tidak jelas dari wilayah AS mana mahkota itu diambil.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Jaksa Agung Resmi Lantik Kuntadi sebagai Pengganti Febrie

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:25

Wasekjen AMPI: Hasil Rapat Pleno IX Cacat Hukum dan Tak Punya Legitimasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:23

Danantara Mulai Bentuk Perusahaan Manajemen Aset Raksasa

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:15

Samsung Galaxy Z Fold 8 Hadirkan Desain Tipis dan Performa Tangguh

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:55

Indonesia Kecam Serangan terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:34

Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jadi PR Bersama

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:32

Panda Bond RI Laris, Pemerintah Raup Rp18,5 Triliun

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:27

Kemunculan Kabinet Bayangan Konsekuensi dari Demokrasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Iran: Trump akan Hadapi Konsekuensi jika Serangan AS Berlanjut

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Dude Harlino Kembalikan Honor Rp5,25 Miliar dari PT DSI, Sebut Bentuk Kepedulian untuk Korban

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:50

Selengkapnya