Berita

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg/Net

Dunia

Stoltenberg: Dukungan untuk Ukraina Memakan Waktu Bertahun-tahun, Itu Tidak Mudah

RABU, 24 AGUSTUS 2022 | 13:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Meskipun NATO berkomitmen untuk tetap mendukung Ukraina dalam perang melawan Rusia, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan bahwa itu tidak mudah. Negara-negara anggota perlu saling bersinergi agar bantuan bisa terus mengalir.

"Saya tidak mengatakan itu mudah. ​​(Dukungan) ini membutuhkan kerja keras. Saya berkomitmen untuk bekerja dengan para pemimpin Aliansi lainnya di Eropa dan Amerika Utara untuk memastikan bahwa kami terus mendapatkan dukungan," katanya, merujuk pada kontribusi signifikan Jerman di Ukraina.

Ia berharap, Jerman bisa terus mengirimkan bantuannya bersama semua negara anggota lain, karena dukungan untuk Ukraina tidak bisa ditanggung hanya oleh beberapa negara saja.


Stoltenberg juga memperingatkan bahwa musim dingin yang akan datang akan sulit. "Kami akan membayar harga untuk dukungan kami ke Ukraina sebagai konsekuensi dari sanksi dan tentu saja fakta bahwa Rusia menggunakan energi sebagai senjata," katanya, seperti dikutp dari AFP.

"Yang terbaik yang bisa kami lakukan adalah memberikan dukungan militer, keuangan, kemanusiaan dan ekonomi ke Ukraina," tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa bisa memakan waktu bertahun-tahun untuk mendukung Ukraina, yang artinya membutuhkan lebih banyak produksi di bidang industri dan lainnya.

"Sebagai NATO, kami memiliki dua peran: kami harus mendukung Ukraina sebagai mitra dekat. Tugas lainnya adalah memastikan tidak ada eskalasi," tegasnya, merujuk pada Pasal 5 Perjanjian Washington yang ditandatangani pada 1949, di mana di dalamnya mengatur pembentukan kolektif dalam menanggapi serangan bersenjata terhadap setiap anggota Aliansi.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Jaksa Agung Resmi Lantik Kuntadi sebagai Pengganti Febrie

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:25

Wasekjen AMPI: Hasil Rapat Pleno IX Cacat Hukum dan Tak Punya Legitimasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:23

Danantara Mulai Bentuk Perusahaan Manajemen Aset Raksasa

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:15

Samsung Galaxy Z Fold 8 Hadirkan Desain Tipis dan Performa Tangguh

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:55

Indonesia Kecam Serangan terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:34

Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jadi PR Bersama

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:32

Panda Bond RI Laris, Pemerintah Raup Rp18,5 Triliun

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:27

Kemunculan Kabinet Bayangan Konsekuensi dari Demokrasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Iran: Trump akan Hadapi Konsekuensi jika Serangan AS Berlanjut

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Dude Harlino Kembalikan Honor Rp5,25 Miliar dari PT DSI, Sebut Bentuk Kepedulian untuk Korban

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:50

Selengkapnya