Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pengamat Pakistan: Taiwan Telah Menjadi Milik China Sejak Zaman Kuno

SENIN, 22 AGUSTUS 2022 | 15:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tindakan Pemerintah Amerika Serikat yang kerap ikut campur dalam persoalan antara China dan Taiwan ikut disoroti pengamat dari Pakistan.

Lewat seminar tentang hubungan China-AS yang diselenggarakan oleh Institut Resolusi Konflik Islamabad, para analis mengomentari kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi baru-baru ini ke Taiwan dan menyebut itu sebagai upaya campur tangan Amerika.

Namun demikian, mereka berpendapat upaya Washington akan menemui kegagalan, terlebih lagi komunitas internasional telah lama menyadari niat jahat Amerika Serikat dan sekutu Baratnya terhadap China.


Mereka juga menambahkan bahwa langkah seperti itu telah secara serius merusak perdamaian di Selat Taiwan dan stabilitas regional.

"Taiwan telah menjadi milik China sejak zaman kuno," kata mantan Duta Besar Pakistan untuk China Naghmana Alamgir Hashmi, seperti dikutip dari Xinhua, Senin (22/8).

"Amerika Serikat juga mengabaikan tiga komunike bersama China-AS, yang dengan jelas menyatakan bahwa Pemerintah Republik Rakyat China adalah satu-satunya pemerintah resmi China, dan bahwa Taiwan adalah bagian dari China," kata Hashmi.

Zafar Nawaz Jaspal, seorang profesor politik dan hubungan internasional di Universitas Quaid-i-Azam Pakistan ikut menyatakan pendapatnya.

"Amerika Serikat sedang mencoba menggunakan persoalan Taiwan dan isu-isu lain untuk menahan China," katanya.

Ketegangan antara China dan Taiwan meningkat setelah kunjungan Pelosi, di mana Beijing menanggapi dengan sejumlah latihan militer besar-besaran.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Jaksa Agung Resmi Lantik Kuntadi sebagai Pengganti Febrie

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:25

Wasekjen AMPI: Hasil Rapat Pleno IX Cacat Hukum dan Tak Punya Legitimasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:23

Danantara Mulai Bentuk Perusahaan Manajemen Aset Raksasa

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:15

Samsung Galaxy Z Fold 8 Hadirkan Desain Tipis dan Performa Tangguh

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:55

Indonesia Kecam Serangan terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:34

Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jadi PR Bersama

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:32

Panda Bond RI Laris, Pemerintah Raup Rp18,5 Triliun

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:27

Kemunculan Kabinet Bayangan Konsekuensi dari Demokrasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Iran: Trump akan Hadapi Konsekuensi jika Serangan AS Berlanjut

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Dude Harlino Kembalikan Honor Rp5,25 Miliar dari PT DSI, Sebut Bentuk Kepedulian untuk Korban

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:50

Selengkapnya