Berita

Pengacara Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak/Net

Politik

Siap Adopsi Anak Sambo, Kamaruddin Simanjuntak: Tujuan Kita Bukan Kebencian, Tapi Membuat Bertaubat ke Jalan Benar

MINGGU, 21 AGUSTUS 2022 | 14:05 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pengacara Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak memiliki tujuan mulia di balik pernyataannya yang mengaku siap untuk mengadopsi anak mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo dan sang istri Putri Candrawathi.

Di mana nama tersebut kini sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan berencana kepada Brigadir J.

Tidak tanggung-tanggung, Kamaruddin Simanjuntak mengaku siap memberi pendidikan terbaik untuk anak Sambo hingga mendapat gelar doktor.


Kesiapan ini mulanya disampaikan Kamaruddin Simanjuntak saat pihak Kepolisian akan menjadikan Putri Candrawathi sebagai tersangka.

"Tujuannya kita kan bukan kebencian, tetapi adalah membuat Ferdy Sambo, istrinya, dan para ajudannya bertaubat ke jalan yang benar. Maka saya rela mengadopsi anaknya jika diizinkan," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (21/8).

Jika mendapat izin adopsi, Kamaruddin berjanji akan memberikan pendidikan sekolah hingga jenjang doktoral. Dia hanya ingin hukum tetap berdiri tegak di negeri ini.

"Jadi, saya katakan biarlah anaknya saya adopsi karena kita mentersangkakan ini, Pak Ferdy Sambo dan Ibu PC. Ini bukanlah karena kebencian, tetapi adalah karena demi hukum," tegasnya lagi.

Jika sudah mendapatkan izin dan adanya putusan pengadilan, kata Kamaruddin, maka anak Sambo dan Putri yang masih balita akan dibawa ke rumahnya dan dirawat dengan baik.

"Betul, betul (dibawa ke rumah). Kita bimbing, kita sekolahkan sampai nanti mereka (Sambo dan Putri) ini kembali ke jalan yang benar gitu,” tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya