Berita

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Komjen Pol (Purn) Budi Waseso/Ist

Politik

Purna Jambore Dunia dan Indonesia Gelar Reuni Akbar di Cibubur

SABTU, 20 AGUSTUS 2022 | 14:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Bertepatan dengan Jambore Nasional XI (Jamnas XI), purna Jambore Dunia dan Indonesia menyelenggarakan reuni akbar untuk kali kedua. Reuni digelar di Gedung Pandan Sari, Taman Rekreasi dan Wisata (TRW) Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu pagi (20/8).

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Komjen Pol (Purn) Budi Waseso mengatakan, gelaran reuni akbar tersebut tidak sekadar seremoni melepas rindu.

"Diharapkan Kakak-kakak dapat membantu Gerakan Pramuka di daerah masing-masing, mendidik pemuda Indonesia menjadi manusia Pancasila, dan berguna bagi nusa, bangsa, agama, dan masyarakat," ujar Budi Waseso dalam sambutannya.


Adapun acara tersebut dihadiri purna Jambore Nasional dari berbagai daerah. Bahkan, purna Jambore Nasional tahun 1997 dari Kontingen Timor Leste turut menghadiri reuni akbar kedua ini.

Hal ini menunjukkan bahwa antusiasme purna jambore begitu besar, meskipun tidak lagi dalam satu negara.

Selain reuni, kegiatan tersebut juga diisi peresmian pembentukan Gugus Darma Jambore Indonesia.

Fahri Makkasau, salah satu peserta yang merupakan purna Jambore Nasional 1981 dan Jambore Dunia 1983, berharap adanya Gugus Darma tidak menyurutkan anggota untuk selalu aktif di Pramuka.

Fahri saat ini pun masih aktif dalam Gerakan Pramuka, sebagai Andalan Daerah Sulawesi Selatan dan pimpinan kontingen daerah di Jambore Nasional XI tahun ini.

“Saya sangat senang bisa menghadiri reuni kembali, reuni Jamnas dan Jamdun yang kedua ini. Tentu kami berharap Gugus Darma ini tidak berhenti sampai di sini," tuturnya.

"Sudah ada wadah, hendaknya pengurus Gugus Darma jamnas dan jamdun ini, membuat program-program yang senantiasa mengikat kita semua dalam kebersamaan, sehingga semangat pramuka tidak pernah surut," demikian Fahri.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya