Berita

Anggota Komisi VI DPR RI, Deddy Yevri Hanteru Sitorus/Net

Politik

Legislator PDIP: Jika Pemerintah Tetap Subsidi Pertalite, Kas Negara Jebol dan Pertamina Ambruk

JUMAT, 19 AGUSTUS 2022 | 23:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Rencana Pemerintah untuk menaikkan harga BBM jenis Pertalite pekan depan dipandang sebagai upaya mengurangi potensi terkurasnya APBN dengan lebih cepat. Mengingat kas negara belum sepenuhnya pulih akibat pandemi Covid-19 dan perang Rusia-Ukraina.

Anggota Komisi VI DPR RI, Deddy Yevri Hanteru Sitorus menuturkan, jika pemerintah menaikkan harga Pertalite, hanya ingin mengurangi potensi banyaknya APBN yang terkuras untuk menahan harga supaya tetap di bawah.

"Karena apa? Karena tidak menaikkan, kas negara jebol. Pertaminanya ambruk. Karena sekarang dengann subsidi saja itu masih jauh dari keekonomian. Biaya produksi masih jauh lebih besar. Jadi di situ tidak ada Pertamina cari untung, kalau menurut saya karena itu penugasan,” kata Deddy, Jumat (19/8).


Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini menyarankan Pertalite yang disubsidi harusnya diperuntukkan bagi rakyat kecil yang membutuhkan, seperti nelayan dan petani.

"Petani yang butuh traktor untuk bercocok tanam. Pekebun yang butuh truk untuk mengeruk hasil panennya, itu yang disarankan subsidi energi itu kalau menurut saya,” imbuhnya.

Lanjut Deddy, banyak negara lain yang tidak melakukan subsidi BBM seperti yang dilakukan Indonesia.

“Saya kira tidak banyak negara di dunia ini yang masih mempertahankan pola subsidi seperti negara kita sekarang, karena itu tidak berkelanjutan tidak adil dan merusak kemampuan keungan negara untuk membuat program-program yang bisa langsung dinikmati rakyat,” tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya