Berita

Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar di Bangkok pada 17 Agustus 2022.

Dunia

Menolak Tekanan Washington, Jaishankar: Pemerintah India Punya Kewajiban Menyiapkan Minyak yang Lebih Murah dari Rusia

KAMIS, 18 AGUSTUS 2022 | 07:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

India memiliki kewajiban untuk menyediakan minyak murah bagi rakyatnya. Itulah yang menjadi alasan utama mengapa India perlu membeli minyak Rusia yang didiskon di tengah perang yang sedang berlangsung antara Moskow dengan Ukraina.

Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar menegaskan lagi bahwa keputusan India sudah sangat tepat,  di tengah tekanan Washington agar India untuk mengurangi impor minyak Rusia.

Jaishankar, yang berada di Bangkok untuk menghadiri Pertemuan Komisi Gabungan India-Thailand ke-9, mengatakan bahwa AS dan negara-negara lain di dunia mungkin mengecam India yang membeli minyak Rusia. Namun, mereka harus tahu bahwa India memiliki pendirian yang tidak bisa diubah tentang kebijakannya itu, dan menyadarkan mereka akan kewajiban pemerintah kepada rakyatnya di tengah harga minyak dan gas yang "tidak masuk akal".


Pendapatan per kapita India adalah 2.000 dolar AS dan dengan harga minyak dan gas menjadi "sangat tinggi", India mencoba untuk mencari jalan keluar terbaik.

“Ini adalah situasi hari ini di mana setiap negara akan mencoba secara alami untuk mendapatkan kesepakatan terbaik bagi warganya. Kami akan mencoba untuk meredam dampak dari harga energi yang tinggi ini. Dan itulah tepatnya yang sedang kami lakukan,” kata Jaishankar, seperti dikutip dari India Today, Rabu (17/8).

Invasi Moskow ke Ukraina pada 24 Februari telah memicu sanksi Barat yang akhirnya berdampak pada krisis bahan bakar.

Harga minyak mentah dunia naik. New Delhi kemudian meningkatkan impor minyaknya dari Rusia ketika pemerintahan Putin menawarkan diskon besar bagi negara 'sahabat'.

Moskow adalah salah satu sekutu tertua Delhi dan pemasok senjata terbesarnya. India kemudian memilih diskon minyak yang ditawarkan oleh Moskow. Menjadi bantuan terbaik bagi India yang menghadapi inflasi sebesar 7 persen.

Jaishankar mengatakan bahwa India memiliki kebebasan untuk membuat kesepakatan dengan Moskow terkait minyak karena ini adalah demi kepentingan nasionalnya.

“Kami tidak melakukannya dengan cara defensif … itu adalah kewajiban saya, tugas moral saya, untuk benar-benar memastikan bahwa saya mendapatkan kesepakatan terbaik bagi rakyat India," katanya.

Seorang pejabat senior pemerintah India mengatakan pada bulan Juni bahwa impor minyak mentah India dari Rusia telah melonjak lebih dari 50 kali sejak April.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Jaksa Agung Resmi Lantik Kuntadi sebagai Pengganti Febrie

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:25

Wasekjen AMPI: Hasil Rapat Pleno IX Cacat Hukum dan Tak Punya Legitimasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:23

Danantara Mulai Bentuk Perusahaan Manajemen Aset Raksasa

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:15

Samsung Galaxy Z Fold 8 Hadirkan Desain Tipis dan Performa Tangguh

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:55

Indonesia Kecam Serangan terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:34

Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jadi PR Bersama

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:32

Panda Bond RI Laris, Pemerintah Raup Rp18,5 Triliun

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:27

Kemunculan Kabinet Bayangan Konsekuensi dari Demokrasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Iran: Trump akan Hadapi Konsekuensi jika Serangan AS Berlanjut

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Dude Harlino Kembalikan Honor Rp5,25 Miliar dari PT DSI, Sebut Bentuk Kepedulian untuk Korban

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:50

Selengkapnya