Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Imbauan CDC: Hewan Peliharaan Pasien Cacar Monyet Harus Diisolasi

RABU, 17 AGUSTUS 2022 | 11:11 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mengimbau masyarakat yang terinfeksi cacar monyet untuk segera mengisolasi hewan peliharaan mereka agar tidak menyebarkan virus.

Imbauan yang dirilis CDC sejak 12 Agustus itu juga menyatakan pasien yang terinfeksi tidak diperkenankan untuk merawat, memeluk, serta membelai hewan peliharaan mereka.

“Hewan peliharaan yang memiliki kontak dekat dengan orang yang bergejala cacar monyet harus disimpan di rumah dan jauh dari hewan dan manusia lain selama 21 hari setelah kontak terakhir,” kata CDC, seperti dikutip The Toronto Star.


Imbauan ini muncul setelah seekor anjing tertular cacar monyet dari pemiliknya. Ini diduga menjadi kasus pertama penularan cacar monyet dari manusia ke anjing.

Menurut sebuah laporan yang diterbitkan pada 10 Agustus di jurnal medis The Lancet, anjing Greyhound berusia empat tahun mengalami lesi hampir dua minggu setelah pemiliknya yang merupakan pasangan gay non-monogami sering mengganti pasangan.

Pemiliknya itu membiarkan anjing untuk tidur di tempat tidur mereka. Namun penularan ini masih terus menjadi perhatian untuk diteliti lebih lanjut oleh para ahli.

“Temuan kami terus memicu perdebatan tentang perlunya mengisolasi hewan peliharaan dari individu yang positif virus monkeypox,” para penulis studi tersebut.

“Kami menyerukan penyelidikan lebih lanjut tentang transmisi sekunder melalui hewan peliharaan,” tambahnya.

Cacar monyet atau monkeypox merupakan virus zoonosis yang sama seperti virus corona yang dapat menyebabkan SARS, MERS, dan Covid-19.

Virus ini dapat berpindah dari manusia ke hewan.  Dalam wabah cacar monyet di masa lalu, virus ini terutama menyebar ke manusia melalui kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi, termasuk melalui konsumsi dagingnya.

Data dari CDC menunjukkan, monkeypox telah menyebar ke 47 orang di AS pada 2003. Itu terjadi setelah mereka melakukan kontak dengan anjing yang terinfeksi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya