Berita

Aliansi Masyarakat Cinta Polisi saat menggelar aksi penyampaian aspirasi di depan Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta/Ist

Politik

Dukung Polri Tuntaskan Pembunuhan Brigadir J, Massa Aksi: Siapapun Pelakunya, Hukum Harus Tegak

SELASA, 16 AGUSTUS 2022 | 17:34 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pengusutan kasus pembunuhan Brigadir Novriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J harus menjadi momentum bagi Kapolri Jenderal Listyo Sigit untuk bersih-bersih oknum anggota nakal.

Hal tersebut, disampaikan Koordinator Aliansi Masyarakat Cinta Polisi Gilman Hanif saat menggelar aksi penyampaian aspirasi di depan Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa (16/8).

Pasalnya, kata dia, selain menyisakan duka bagi keluarga korban, kasus pembunuhan Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo juga menurunkan kredibilitas Polri.


"Kejadian ini, juga berdampak pada citra Polisi sebagai penegak hukum yang selalu mengayomi masyarakat Indonesia, khususnya bagi keluarga korban kejahatan yang dilakukan FS," ujar Gilman.

Dia menekankan, hukum tetap harus diteggakkan di muka bumi. Dalam hal ini, POlri harus independen dan tak pandang bulu dalam menegakkan hukum pada pelaku kejahatan.

"Siapa pun pelakunya, jika sudah melakukan perbuatan melawan hukum, apalagi sampai menghilangkan nyawa orang lain, hukum harus menjadi garda terdepan demi tegaknya keadilan di bumi pertiwi," terangnya.

Sampai hari ini, lanjutnya, langkah-langkah tegas yang dilakukan oleh Jenderal Sigit dalam menuntaskan kasus itu, menjadi cermin bahwa Kepolisian sangat serius menuntaskan kasus-kasus tindak pidana.

"Tentu kami dari Aliansi Masyarakat Cinta Polisi sangat mengapresiasi langkah-langkah tegas Kapolri dalam menyelesaikan kasus pembunuhan Brigadir J yang dilakukan oleh Irjen Ferdy Sambo," tandasnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Tembok Pertahanan Persib Kunci Sukses Juara Paruh Musim

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36

Tabur Bunga Dharma Samudera

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19

Realisasi Investasi DKI Tembus Rp270,9 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59

Pemerintah Tidak Perlu Dibela

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12

TNI AL Bentuk X Point UMKM Genjot Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01

TNI Boleh Urus Terorisme sebagai Kelanjutan Polri

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45

Politikus PKB Minta Jangan Ada Paranoid soal Pilkada Via DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20

Selengkapnya