Berita

DPP Pertani HKTI Berbagi Sembako untuk Kaum Disabilitas Jabar/Ist

Nusantara

DPP Pertani HKTI Berbagi Sembako untuk Kaum Disabilitas Jabar

SELASA, 16 AGUSTUS 2022 | 12:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Program Gerakan Segelas Beras (Gernas) untuk Disabilitas di wilayah Jawa Barat yang diselenggrakan oleh Perempuan Tani (Pertani) HKTI  akhirnya berjalan dengan sukses. Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP)(Pertani HKTI) Dian Novita Susanto mengungkapkan rasa bahagia karena acara terlaksana dengan lancar.  

Dalam keterangan tertulisnya, Dian juga mengungkapkan rasa syukurnya.

“Alhamdulillah telah dilaksanakannya bantuan masyarakat yang memiliki keterbatasan fisik dan  terimbas krisis pandemi Covid-19 berupa paket sembako di wilayah Jawa Barat pada Senin, 15 Agustus 2022,” kata Dian.


Paket sembako untuk kaum disalibitas dibagikan kepada Sekolah Luar Biasa (SLB) Kampung Lodaya Kelurahan Surade, Aula Desa Pasir Panjang Kecamatan Ciracap, Aula Desa Gunung Batu, dan Aula Desa Mekarsari Kecamatan Ciracap.

Ini adalah program yang dicanangkan oleh Ketua Umum HKTI Jenderal (Purn) TNI Moeldoko pada April lalu dan telah berjalan di beberapa provinsi.misalnya di Jawa tegah, Gorontalo, Bangka Belitung, Banten, Kepulauan Riau, dan DKI Jakarta.

Pada  Agustus mendatang, program kini akan dilaksanakan di Jawa Timur.

“Selain Jabar, menyusul Jawa Timur, dan pada September mendatang akan dilanjutkan ke tingkat DPP, Sumatera Selatan dan Sultra,” ungkap Dian yang merupakan Master Ekonomi Politik ini.

Program Gernas Segelas Beras Disabilitas akan dilakukan secara berkesinambungan selama 2022, dan kemungkinan tidak akan terhenti, demi untuk menunjang program pemerintah dalam pemenuhan pangan nasional maupun di daerah.

“Saya harap ini menjadi gerakan nasional dan di setiap daerah HKTI bisa bekerjasama dengan semua pihak yang dapat membantu mewujudkan gerakan ini dengan program yang terukur dan transparan serta tepat sasaran," kata Moeldoko pada April lalu.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya