Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Dituturkan pengamat Politik dan Kebijakan Publik, Danis TS Wahidin, jika sebuah koalisi belum saling memenuhi kepentingan bersama, tidak menutup kemungkinan koalisi tersebut akan rapuh sebelum bertarung di Pemilu 2024 mendatang.
“Koalisi tidak bisa katakan koalisi permanen, karena politik itu the art of possibility, politik kemungkinan, perubahan sampai detik terakhir. Kalau titik temu ideologi, historis, program dan kepentingan poling itu belum ketemu equilibrium, garis normal antarberapa kepentingan, masih bisa kita katakan koalisi yang rapuh,†papar Danis TS Wahidin kepada wartawan, Senin (15/8).
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37
Senin, 29 Desember 2025 | 00:40
Senin, 29 Desember 2025 | 01:10
Senin, 29 Desember 2025 | 08:40
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Senin, 29 Desember 2025 | 13:09
UPDATE
Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16
Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03
Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50
Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36
Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28
Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27
Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27
Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21
Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13
Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11