Berita

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron/RMOL

Hukum

KPK Akan Koordinasi dengan Kejagung untuk Periksa Surya Darmadi Dalam Kasus Suap

SENIN, 15 AGUSTUS 2022 | 16:06 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam proses pemeriksaan terhadap pemilik PT Duta Palma Group, Surya Darmadi alias Apeng dalam perkara suap yang ditangani KPK.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron menanggapi sudah diamankannya Apeng oleh Kejagung saat tiba di Bandara Soekarno Hatta pada Senin siang (15/8).

Ghufron mengatakan, KPK sejak 2019 lalu sudah menetapkan Apeng sebagai buronan. Kemudian kata Ghufron, Kejagung juga melakukan proses penyelidikan dan penyidikan dan menetapkan Apeng dalam tindak pidana yang berbeda.


"Dan proses penyelidikan maupun penyidikan di Kejagung itu berkoordinasi dan juga meminta bantuan KPK dengan cara mengcopy alat-alat bukti yang ada di KPK dalam tindak pidana yang sedang ditangani oleh Kejaksaan," ujar Ghufron kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin sore (15/8).

Oleh karena itu, kata Ghufron, setelah Apeng ditangkap ataupun diperiksa di Kejagung, KPK akan merespon dan juga akan berkoordinasi dengan Kejagung untuk memeriksa Apeng dalam perkara dugaan suap terkait alih fungsi hutan di Provinsi Riau yang ditangani oleh KPK.

"Tentu kemudian KPK untuk yang perkara di KPK sendiri, ketika yang bersangkutan (Apeng) sudah ditangkap dan diperiksa, untuk kepentingan pemeriksaan di KPK, tentu kami juga akan berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung untuk melengkapi keterangan-keterangan yang dibutuhkan dari yang bersangkutan. Lebih lanjut kami akan berkoordinasi lebih jauh," demikian Ghufron.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Tembok Pertahanan Persib Kunci Sukses Juara Paruh Musim

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36

Tabur Bunga Dharma Samudera

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19

Realisasi Investasi DKI Tembus Rp270,9 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59

Pemerintah Tidak Perlu Dibela

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12

TNI AL Bentuk X Point UMKM Genjot Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01

TNI Boleh Urus Terorisme sebagai Kelanjutan Polri

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45

Politikus PKB Minta Jangan Ada Paranoid soal Pilkada Via DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20

Selengkapnya