Berita

Seorang polisi Jepang ditemukan mabuk usai minum-minum/Getty Images

Dunia

Gara-gara Mabuk, Polisi Jepang Kehilangan Dokumen Investigasi

SENIN, 15 AGUSTUS 2022 | 15:42 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dokumen investigasi yang berisi data pribadi 400 orang, termasuk seorang tersangka kriminal, hilang lantaran petugas polisi yang menyimpannya mabuk hingga tidur di jalanan.

Dari laporan The Straits Times, petugas polisi tersebut berusia 49 tahun. Ia pergi minum-minum dengan rekan-rekannya di wilayah Hyogo, kemudian tertidur di jalanan di dekat stasiun kereta api dan baru menyadari tasnya hilang.

Hilangnya tas tersebut kemungkinan antara Jumat (12/8) pukul 11 malam hingga Sabtu (13/8) pukul 5 pagi. Dokumen yang hilang berisi nama dan alamat dari sekitar 400 orang.


Ini bukan pertama kalinya para pejabat Jepang dibuat malu di depan umum karena melakukan pelanggaran menghilangkan data setelah minum-minum.

Pada Juni, pihak berwenang di Kota Amagasaki mengatakan seorang kontraktor yang sedang mengerjakan program bantuan pandemi kota kehilangan tas berisi memori USB dengan data pribadi semua 460 ribu penduduk yang berisi nama, jenis kelamin, alamat, ulang tahun, serta data pajak, dan informasi rekening bank beberapa penduduk setempat.

Dokumen itu hilang setelah orang tersebut pergi keluar untuk minum-minum dan tertidur di luar rumah dalam perjalanan pulang. Akan tetapi dalam kasus itu, USB ditemukan sehari setelah kabar hilangnya tersiar.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Pakistan Siap Jadi Tuan Rumah Putaran Baru Perundingan Iran-AS

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:13

Rayakan Persib Juara, Replika Maung Raksasa Bomber Guncang Asia Afrika

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:06

Iran Tempuh Jalur Damai dengan Kekuatan dan Diplomasi Bermartabat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:02

Rudi Hartono: Blackout Sumatera Momentum Evaluasi Jaringan dan Mitigasi

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30

Ekonomi Syariah Harus Perkuat Perlindungan Sosial Masyarakat

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:10

PHE Optimistis Proyek CCS Indonesia-Korsel Buka Peluang Investasi Baru

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:02

Kualitas Konsumsi Jemaah Haji Harus Dijaga Meski Dapur Berjarak 12 Km

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:00

Trump: Kesepakatan Damai Iran Hampir Rampung, Selat Hormuz Segera Dibuka

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:49

Pertamina Trans Kontinental Optimalkan Layanan Maritim Lewat Kerja Sama STS Proyek FAME

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:47

Menkop Sindir Organisasi yang Hanya Sibuk Seremonial

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:30

Selengkapnya