Berita

Presiden Iran Ebrahim Raisi/Net

Dunia

Raisi: Iran Berdiri di Atas Kaki Sendiri, Tidak Terpengaruh oleh Senyuman atau Cemberutan Orang Lain

SENIN, 15 AGUSTUS 2022 | 07:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rakyat Iran hidup bukan dari gunjingan. Bahkan, senyuman atau cemberutan orang lain tidak mempengaruhi komitmen Iran untuk tetap pada kebijakannya, terutama soal negosiasi nuklir

Presiden Iran Seyyed Ebrahim Raisi mengatakan Teheran hidup dalam komitmen yang kuat. Pemerintahannya juga tidak terikat pada pandangan atau pengaruh pihak mana pun.

“Kerut atau senyum orang lain tidak penting bagi kami. Kami akan melanjutkan kemajuan dan pembangunan negara dengan kekuatan,” katanya, seperti dikutip dari Fars News, Minggu (14/8).


Meskipun Iran berada di bawah ancaman dan sanksi musuh, pemerintahannya telah mengumumkan dan membuktikan bahwa hal itu mempengaruhi langkah negaranya untuk terus maju dan menyelesaikan masalah ekonominya sendiri. Sejauh ini, sanksi Barat, meskipun sangat berdampak, tidak membuat Iran melemah.  

Iran dapat membuat prestasi besar dan abadi meskipun ada sanksi dan ancaman, tekan Raisi.

Selama empat dekade terakhir, Iran selalu menjadi sasaran tindakan pemaksaan AS, dengan sanksi sepihak Washington meningkat setelah penarikan Mei 2018 dari kesepakatan nuklir, yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).

Pembicaraan tentang kebangkitan JCPOA dimulai pada April 2021 di Wina, Austria, tetapi ditangguhkan pada Maret karena perbedaan politik antara Teheran dan Washington.

Raisi menegaskan, Teheran tidak pernah meninggalkan meja dalam negosiasi tentang kebangkitan kembali kesepakatan nuklir 2015.

Tim perunding, tambah Raisi, akan melanjutkan pekerjaannya berdasarkan argumen yang "sangat kuat".

"Kami akan secara serius menangani keadaan ekonomi dan budaya Iran terlepas dari jalan yang diambil dalam negosiasi kebangkitan JCPOA dan apa yang akan terjadi di masa depan," lanjutnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya