Berita

Banjir di Balochistan/Net

Dunia

Banjir Akibat Hujan Deras Kembali Melanda Pakistan, Tewaskan 8 Orang dan 11 Lainnya Hilang

SABTU, 13 AGUSTUS 2022 | 16:28 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Hujan deras kembali melanda sebagian wilayah Balochistan, Pakistan pada Jumat(12/8) malam waktu setempat, menewaskan sedikitnya delapan orang, termasuk satu orang anak kecil, dan sebelas orang lainnya masih dikabarkan hilang.
Tiga orang yang meninggal dunia berada di wilayah permukiman Killi Khali di pinggiran Quetta akibat hujan deras yang merobohkan dua rumah. Sementara satu kematian lainnya dilaporkan berada di distrik Chaman.
Wakil Komisioner Distrik, Munir Ahmad Kakar melaporkan korban tewas dari distrik Qila Abdullah.

“Empat orang tewas tersapu banjir bandang yang melanda distrik Qila Abdullah pada Jumat malam. Mereka termasuk di antara 15 orang yang sedang menaiki troli traktor saat hanyut. Sebelas orang lainnya masih hilang," lapor Munir, dilansir dari Ani News.


Sementara itu imbas dari kejadian ini arus lalu lintas dari Khyber Pakhtunkhwa dan Gligit-Balitistan terhenti untuk kedua kalinya sepanjang Agustus ini karena jalanan ditutup usai sebuah jembatan besi yang dipasang di Jalan Raya Karakoram tersapu oleh banjir bandang di area Ichar Nullah, Upper Kohistan.

Mohammad Asif, deputi komisaris Upper Kohistan, mengatakan bahwa jembatan tersebut tersapu oleh banjir bandang sekitar tiga hari setelah dibangun. Akibat terjangan banjir bandang yang membawa beberapa bongkahan batu besar membuat jembatan itu hanyut terbawa arus.

Balochistan merupakan salah satu wilayah di Pakistan yang diguyur hujan deras tak biasa sepanjang tahun ini. Banjir baru-baru ini di provinsi yang dipicu oleh hujan telah menghancurkan ribuan rumah, terutama di Distrik Lasbela.

Departemen Metereologi mengatakan badai petir dengan beberapa hujan sangat deras serta angin kencang sesekali diperkirakan akan terjadi di beberapa bagian Pakistan hingga 14 Agustus. Curah hujan juga kemungkinan akan meningkat di distrik timur laut dan selatan Balochistan dan dapat memicu banjir bandang di distrik Dadu, Jamshoro dan Kambar Shahdadkot dan hilir.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya