Berita

Komisi Pemilihan Umum (KPU)/Net

Nusantara

KPU Ingatkan Partai Buruh Bersurat ke Polisi Jika Bawa 10.000 Buruh Saat Mendaftar

KAMIS, 11 AGUSTUS 2022 | 21:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rencana Partai Buruh membawa 10.000 buruh dalam proses pendaftaran bakal calon peserta Pemilu Serentak 2024 ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI diminta untuk dilaporkan kepada aparat keamanan.

Hala tersebut disampaikan Anggota KPU RI Idham Holik dalam jumpa pers di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/8).

"Kami juga mengimbau kepada parpol, karena akan adanya iring-iringan massa, maka sebaiknya memberikan surat pemberitahuan kepada pihak kepolisian RI," ujar Idham.


Mantan Anggota KPU Jawa Barat ini mengatakan, KPU RI telah membuat standar operasional prosedur (SOP) bagi parpol yang akan datang ke kantor KPU RI untuk menyerahkan dokumen pendaftaran.

"Kami tegaskan bahwa kami akan secara konsisten menerapkan SOP yang kami tetapkan, yang bisa memasuki halaman kantor KPU RI pertama hanya 12 orang untuk ikut prosesi pendafatran parpol di lantai 2," papar Idham.

"Dan kedua, ada 50 orang yang diperkenankan menunnggu di halaman Kantor KPU RI," sambungnya.

Meski begitu, megingat ada parpol yang sejak hari pertama sudah membawa iring-iringan saat mendaftar, KPU RI mengingatkan agar ketertiban dan kenyamanan umum tetap dikedapankan.

"Kita tidak boleh mengganggu pihak lain yang seharusnya menggunakan fasilitas jalan. Karena ketertiban dan kenyamanan ini juga merepresentasikan cara kita berdemokrasi," demikian Idham menambahkan.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya