Berita

Gedung Merah Putih KPK/Net

Hukum

Semester Pertama 2022, KPK Sudah Selamatkan Keuangan Negara Rp 26,16 Triliun

KAMIS, 11 AGUSTUS 2022 | 21:10 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sepanjang semester 1 tahun 2022, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menyelamatkan keuangan negara senilai Rp 26,16 triliun. Hal itu merupakan kinerja dari Kedeputian Koordinasi dan Supervisi KPK.

Capaian kinerja ini disampaikan langsung oleh Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK, Didik Agung Widjanarko didampingi oleh Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango, dan Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Pencegahan KPK Ipi Maryati di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis sore (11/8).

Didik mengatakan, KPK bertugas melakukan koordinasi dan supervisi berdasarkan Pasal 6 huruf b dan d dan Pasal 18 hruuf b-e UU 19/2019 tentang KPK.


Koordinasi dimaksud kata Didik, mencakup penetapan sistem pelaporan, permintaan informasi, mengadakan dengar pendapat atau pertemuan, serta meminta laporan pencegahan terhadap instansi yang berwenang dalam mencegah terjadinya tindak pidana korupsi.

"KPK pun terus mendampingi pemerintah melakukan penyelamatan keuangan negara dan keuangan negara," ujar Didik kepada wartawan.

Dari koordinasi pencegahan ini kata Didik, selama semester 1 tahun 2022 ini, Kedeputian Koordinasi dan Supervisi KPK berhasil menyelamatkan keuangan negara mencapai Rp 26,16 triliun.

"Untuk semester ini, kita sudah mencapai penyelamatan sebanyak Rp 26,16 triliun. Rinciannya, optimalisasi pendapatan daerah sebesar Rp 3,17 triliun, dan penyelamatan atau penertiban aset pemerintah sebesar Rp 22,98 triliun," pungkas Didik.


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya