Berita

Gotabaya Rajapaksa/Net

Dunia

Demi Kemanusiaan, Prayut Ijinkan Rajapaksa Tinggal di Thailand untuk Sementara

KAMIS, 11 AGUSTUS 2022 | 13:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pelarian Presiden Sri Lanka yang digulingkan Gotabaya Rajapaksa terus berlanjut. Setelah tinggal di Singapura ia dikabarkan akan pindah ke Thailand untuk sementara sambil mencari suaka permanen di negara lain.

Kabar tersebut sudah dikonfirmasi Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha pada Rabu (10/8) waktu setempat.

Prayut mengatakan, kunjungan sementara ke Thailand oleh Rajapaksa untuk alasan kemanusiaan, dan mengatakan dia berjanji untuk tidak melakukan kegiatan politik di kerajaan selama mencari negara ketiga yang akan menawarkan perlindungan permanen kepadanya


"Ini adalah masalah kemanusiaan. Kami telah berjanji bahwa ini adalah tempat tinggal sementara. Tidak ada kegiatan (politik) yang diizinkan, dan ini akan membantunya menemukan negara untuk berlindung," kata Prayut, seperti dikutip dari Bangkok Post, Kamis (11/8).

Reuters melaporkan sebelumnya bahwa dia akan tiba pada hari Kamis dari Singapura.

Menteri Luar Negeri Don Pramudwinai mengatakan presiden yang digulingkan itu dapat tinggal di Thailand selama 90 hari karena dia masih menjadi pemegang paspor diplomatik.

Don mengatakan pemerintah Sri Lanka tidak menentang kunjungan tersebut dan pemerintah Thailand tidak akan mengatur akomodasi untuknya.  

"Kunjungan itu tidak akan menimbulkan konflik dengan Kolombo karena penjabat Presiden Ranil Wickremesinghe telah bekerja untuknya ketika dia berkuasa," katanya.

Rajapaksa melarikan diri dari negaranya di tengah protes besar-besaran akibat multi krisis yang melanda Sri Lanka.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya