Berita

Polisi Hongaria menciduk pria penyebar propaganda ISIS/Net

Dunia

Hongaria Menciduk Pria Penyebar Propaganda ISIS

KAMIS, 11 AGUSTUS 2022 | 06:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Hongaria menangkap seorang pemuda atas dugaan menyebarkan propaganda Negara Islam. Jaksa penuntut umum daerah Pest yang mendakwanya, mengatakan pria itu juga mengaku sebagai  pendukung teroris.

Pria itu telah lama tertarik dengan organisasi teroris dan mempromosikan metode ISIS. Dia telah menonton video eksekusi dan membangun kontak yang memungkinkan dia untuk mengakses situs Internet yang berhubungan dengan kegiatan organisasi semacam itu, yang tidak tersedia untuk umum.

Dia kemudian mendaftar di platform berbagi musik Jerman. Lewat platform itulah ia mencoba menyebarkan hasutan dengan mengunggah lagu-lagu religi atau nasyid, beberapa di antaranya telah diproduksi oleh kantor media ISIS, seperti dilaporkan About Hungary, Rabu (10/8).


Isi lagu-lagunya kebanyakan memuji teroris dan menggaungkan bahwa ia adalah pendukung ISIS meskipun tidak memiliki hubungan langsung dengan organisasi tersebut.

Teroris biasanya menyebarkan propagandanya di internet. Konten yang diunggah ke situs jejaring sosial akan diunduh oleh anggota dan simpatisan untuk kemudian dibagikan di forum non-publik, karena penyedia konten besar secara otomatis menghapus unggahan tersebut. Konten bisa berupa apa saja, salah satunya lagu-lagu religi Islam.

Ini bukan pertama kalinya seorang pendukung ISIS ditangkap di Hongaria. Tahun lalu, seorang pria berusia 22 tahun telah bersumpah setia kepada ISIS dan berencana untuk melakukan serangan di Hungaria dengan rekannya.

Dia mengendarai mobilnya ke kerumunan di Siofok, sementara rekannya akan meledakkan bom pipa di Kejuaraan Sepak Bola Eropa di Budapest. Aksi mereka gagal setelah Pusat Kontra Terorisme Hongaria (TEK) menangkap keduanya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya