Berita

Bank Dunia/Net

Dunia

Bank Dunia Kembali Kucurkan Dana Rp 66 Triliun untuk Ukraina

SELASA, 09 AGUSTUS 2022 | 09:32 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bank Dunia kembali kucurkan dana sebesar 4,5 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 66 triliun untuk membantu keuangan Ukraina yang saat ini masih dilanda perang.

Hal ini disampaikan oleh Bank Dunia pada Senin (8/8), dilansir dari India Today. Tahap kucuran dana ini merupakan bagian dari total 8,5 miliar dolar yang dijanjikan AS untuk mendukung Ukraina.

"Bantuan ekonomi ini sangat penting dalam mendukung rakyat Ukraina saat mereka mempertahankan demokrasi mereka melawan perang agresi Rusia yang tidak beralasan," kata Menteri Keuangan AS Janet Yellen.


Lebih lanjut, Bank Dunia mengatakan dana tersebut digunakan untuk proyek Pengeluaran Publik untuk Ketahanan Kapasitas Administratif di Ukraina (PEACE). Itu merupakan bagian dari paket multi-miliar dolar untuk membantu pemerintah Ukraina menjaga rumah sakit, sekolah, dan layanan pemerintah penting lainnya agar tetap beroperasi.

"Ukraina membutuhkan layanan pemerintah yang berkelanjutan, termasuk kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial untuk mencegah memburuknya kondisi kehidupan dan kemiskinan lebih lanjut," kata Presiden Bank Dunia David Malpass.

Sementara itu, saat ini Ukraina mengalami defisit anggaran yang tumbuh sebesar 5 miliar dolar AS setiap bulannya. Situasi ini diperburuk oleh kondisi negara yang dianggap belum mampu untuk mengumpulkan dana atau mengakses pembiayaan di pasar eksternal.

Untuk itu, dana yang dikucurkan oleh Bank Dunia diharapkan bisa mengurangi dampak kesulitan ekonomi yang dirasakan oleh Ukraina imbas dari invasi yang dilakukan Rusia.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya