Berita

Politisi PDIP Effendi Simbolon/Net

Politik

Effendi Simbolon Setuju Masa Jabatan Jokowi Ditambah

MINGGU, 07 AGUSTUS 2022 | 17:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo diminta untuk jujur jika menginginkan penambahan jabatan tiga periode, jangan sampai beralasan karena pandemi Covid-19 dan ekonomi, pemilu harus ditunda.

Desakan agar Presiden Joko Widodo jujur menginginkan agar bisa tiga periode tersebut datang dari politisi senior PDI Perjuangan Effendi Simbolon ketika menjadi narasumber di acara Total Politik, di kawasan Jakarta Selatan, Minggu (7/8).

Effendi menuturkan Presiden Joko Widodo yang dinilainya telah berhasil melakukan kerja nyata, seperti pembangunan infrastruktur di Indonesia, dan diminta untuk meneruskan karena dikhawatirkan tokoh yang berikutnya tersebut tidak mampu melakukan kerja nyata di tengah ancaman global yang saat ini mulai dirasakan masyarakat.


"Ini sebenarnya yang saya melihat pemerintah Jokowi, beliau membubarkan ini membuat ini. Oleh karena itu, mari dorong beliau untuk tegak, bahkan saya pribadi tambah tiga tahun. Jangan yang lain,” kata Effendi.

Dia menambahkan bahwa legitimasi untuk menambah masa jabatan presiden, bisa dilakukan dengan mengubah UUD jika Jokowi mau menambah masa jabatannya.

"Soekarno juga dua periode, Soeharto lebih dari 2 periode, kalau kurang dari satu periode 5 tahun boleh perpanjangan juga enggak ada hal yang dilarang. Karena masih bisa berjalan kaki masuk rumah berada satu ruangan di sidang umum asalkan jujur ya jangan karena pandemi karna ini, enggak. Pak Jokowi dengan komitmen dengan tegaknya bangsa ini, kalau tegaknya demi ini demi itu, ya tuhan juga pasti dengar lah,” tutupnya.



Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya