Berita

Dewan Keamanan PBB/Net

Dunia

Tak Ada Tanda Penolakan Dari Negara Lain, Indonesia Optimis Ajukan "Indonesian Papers"

JUMAT, 05 AGUSTUS 2022 | 18:24 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Indonesia berkomitmen untuk memperjuangkan proposalnya terkait aturan kapal selam bertenaga nuklir pada sidang Review Conference of the Parties to the Treaty on the Non-Proliferation of Nuclear Weapons (NPT RevCon) ke-10 di New York, Amerika Serikat pada 1-26 Agustus 2022.

Proposal yang dikenal sebagai "Indonesian Papers berjudul Nuclear Naval Propulsion telah disampaikan pada hari kedua sidang, dan hingga kini belum ada tanda penolakan dari negara-negara lain.

"Pada akhirnya kami memperoleh kesan bahwa tidak ada satu pun negara yang menyampaikan keberatan atas proposal indonesia," Direktorat Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri, Febrian Alphyanto Ruddyard dalam konferensi pers virtual pada Jumat (5/8).


Febrian menyatakan, dalam empat hari terakhir Indonesia bertemu dengan 15 negara sahabat, kelompok gerakan non blok, kelompok organisasi internasional, masyarakat internasional, dan think tank dalam rangka memperoleh dukungan bagi proposal Indonesia.
 
Selain itu, Indonesia juga menekankan posisinya yang seimbang dalam memajukan pilar utama perjanjian nonproliferasi nuklir dan menjaga nilai-nilai multilateralisme guna tercapainya satu hasil persidangan yang dapat diterima semua pihak.

"Delegasi Indonesia menyampaikan pentingnya mengajukan aksi konkrit untuk pelucutan senjata, menggunakan teknologi untuk tujuan damai sekaligus juga memperkenalkan proposal Indonesia tentang kapal selam bertenaga nuklir," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya