Berita

Direktur Eksekutif Parameter Indonesia Adi Prayitno/Net

Politik

Pengamat: Jangan Genit Mencoba Tunda Pemilu, Rakyat Akan Marah!

JUMAT, 05 AGUSTUS 2022 | 09:35 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Isu penundaan pemilu kembali mencuat di tengah dinamika yang terjadi di dalam negeri, mulai dari belum cairnya anggaran pemilu secara keseluruhan hingga  kondisi global yang mengancam perekonomian Indonesia.
 
Bagi Direktur Eksekutif Parameter Indonesia Adi Prayitno, pemerintah tidak boleh menunda Pemilu 2024 dengan alasan apa pun.

"Enggaklah (penundaan pemilu). Penundaan hanya akan memancing keributan dan amarah publik. Pasti rakyat marah karena demokrasi ini sudah berjalan dengan mapan. Jadi janganlah ada upaya-upaya atau kegenitan supaya pemilu itu ditunda,” kata Adi ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (5/8).


Adi menuturkan, jika ada upaya penundaan pemilu dengan berbagai cara licik, maka pemerintah akan berhadapan dengan rakyat.

"Intinya siapa pun yang melakukan indikasi itu, mesti akan berhadapan dengan rakyat. Rakyat akan marah,” imbuhnya.

Di sisi lain, ia mewanti-wanti pemerintah untuk tidak mengorbankan demokrasi demi hasrat kekuasaannya melalui penundaan pemilu. Pasalnya, hal akan mmantik amarah rakyat.

"Jadi jangan pernah mengorbankan demokrasi hanya demi syahwat kekuasaan tertentu. Rakyat akan marah, dan rakyat akan melawan, demokrasi ini sudah berjalan, jangan lagi diotak-atik lagi,” tutupnya.

Di sisi lain, Direktur Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti menilai perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina akan selalu dikait-kaitkan oleh pemerintah. Hingga akhirnya dijadikan alasan untuk menunda pemilu.

"Apakah akan ada efek dari perang Ukraina dan Rusia terkait pemilu? Menurut saya secara teoritik tidak ada efeknya, tetapi kenyataannya itulah yang dikait-kaitkan sekarang, jadi alasan meski secara teoritik tidak ada,” ujar Ray ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (4/8).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

UPDATE

KPK Tidak Ragu Tetapkan Yaqut Cholil Tersangka

Kamis, 08 Januari 2026 | 20:04

KPK Ultimatum Kader PDIP Nyumarno Hadiri Pemeriksaan

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:47

Wanita Ditembak Mati Agen ICE, Protes Meluas

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:43

Pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi Aria Dwi Nugraha Dicecar soal Aliran Uang Suap

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:31

Kader PDIP Nyumarno Mangkir dari Panggilan KPK

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:25

Akademisi UGM Dorong Penguatan Mata Kuliah Ekonomika Koperasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:19

Arab Saudi Klaim Pemimpin Separatis Yaman Selatan Melarikan Diri Lewat Somaliland

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:15

Presiden Prabowo Beri Penghargaan Ketua Umum GP Ansor

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:50

Istri Wawalkot Bandung Menangis di Sidang Praperadilan

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:45

Rizki Juniansyah Ngaku Tak Tahu Bakal Naik Pangkat Jadi Kapten TNI

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:32

Selengkapnya