Berita

Presiden Vladimir Putin saat tiba di Teheran/Net

Dunia

Intelijen Ukraina Mengklaim Putin yang Terlihat Selama Ini adalah Duplikatnya, Bukan Putin yang Asli

JUMAT, 05 AGUSTUS 2022 | 06:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kesehatan Presiden Rusia Vladimir Putin kembali menjadi sorotan. Dugaan bahwa kondisi Putin terus memburuk baik secara fisik dan mental terus digaungkan oleh Ukraina.

Kepala intelijen militer Ukraina, Mayor Jenderal Kyrylo Budanov baru-baru ini mengembuskan kabar bahwa Putin telah menggunakan 'tubuh ganda'. Klaim itu dilontarkan berdasarkan pengamatannya pada penampilan Putin yang nanpak berbeda dari waktu ke waktu.

Ia curiga dengan penampilan Putin. Dalam sebuah wawancara dengan dengan TV Ukraina Groshi, Budanov mengatakan, kebiasaan penampilan, bentuk telinga, bahkan tinggi tubuh Putin telah berubah, menunjukkan bahwa itu bukan Putin yang sebenarnya.


"Mereka (tubuh ganda Putin) memiliki kebiasaan yang berbeda, tingkah laku yang berbeda, gaya berjalan yang berbeda, kadang-kadang bahkan ketinggian yang berbeda, jika Anda melihat lebih dekat," ujar Budanov, seperti dikutip dari Daily Mail, Kamis (4/8).

Budanov memperkuat dugaannya dengan mengatakan bahwa Putin terlihat berbeda saat menghadiri pertemuan di Teheran bulan lalu. Ia menduga saat itu Putin menggunakan tubuh ganda-nya, karena penampilannya amat berbeda dan itu menjadi sorotan banyak orang.

Putin sangat canggung saat menuruni tangga pesawat kepresidenannya di Teheran. Gerakannya tubuhnya juga berbeda, terlihat lebih cepat dan nampak lebih waspada. Caranya menyapa orang-orang yang menyambutnya juga berbeda.

"Saya hanya akan memberi petunjuk," kata Budanov. "Silakan amati saat Putin keluar dari pesawat. Apakah itu Putin?"

Juga dalam satu video, saat menunggu kedatangan Erdogan yang terlambat, Putin nampak tidak nyaman. Dia menggoyangkan kakinya dan membuat gerakan wajah yang aneh, yang menguatkan bahwa itu bukan kebiasaan Putin.

Dugaan yang sama datang dari Mayor Jenderal Ukraina Vadym Skibitsky. Dalam sebuah wawancara dengan The Telegraph, Skibitsky mengatakan Putin telah membuat orang-orang di lingkaran dalamnya panik karena kesehatannya memburuk.

"Ia tidak sehat secara fisik atau mental," katanya.

"Dia menggunakan banyak (tubuh) duplikat,  dan kadang-kadang sulit untuk mendeteksi apakah itu Putin asli atau seseorang yang menggantikannya," tambahnya.

Kesehatan Putin menjadi topik hangat semenjak ia meluncurkan invasinya ke Ukraina pada 24 Februari lalu. Banyak yang menyebutkan Putin terserang Parkinson, sebagian lagi mengklaim Putin menderita kanker stadium tinggi.

Beberapa orang menunjuk video yang menunjukkan Putin tampak gemetar atau tegang,  bahkan tidak bisa menggunakan tangan kanannya. Dalam sejumlah perjalanan Putin juga selalu didampingi oleh para dokter, termasuk ahli bedah kanker tiroid.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya