Berita

Pengamat Intelijen Ngasiman Djoyonegoro/RMOL

Hukum

Sikap Tegas Kapolri Mutasi 25 Anggotanya Bisa Jamin Independensi Penyidikan Kematian Brigadir J

KAMIS, 04 AGUSTUS 2022 | 21:31 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi melakukan mutasi terhadap 25 anggota Polri yang ada di Divisi Propam Polri. Selain Irjen Ferdy Sambo, ada tiga orang jenderal bintang satu, lima orang Kombes, tiga orang AKBP, dua orang Kompol, tujuh orang Perwira Pertama dan lima personel berpangkat tamtama dan bintara.

Merespons hal itu, pengamat Intelijen Ngasiman Djoyonegoro menilai, Kapolri sudah mengambil sikap yang responsif, transparan, tegas, dan independen.

Ia berpandangan, sikap tepat Kapolri dalam menyikapi penembakan Brigadir J dimulai sejak orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu saat membentuk tim khusus. Termasuk upaya berkoordinasi dengan lembaga lain seperti Komnas HAM.


Pria yang karib disapa Simon mencatat, ada empat langkah strategis yang telah diambil Kapolri.

Pertama, Kata Simon, Kapolri dengan tegas mencopot Irjen Ferdy Sambo dari jabatan Kadiv Propam Polri, dan orang-orang yang diduga menghambat penyidikan.

“Meminimalisasi konflik kepentingan dalam penanganan perkara kriminal harus diutamakan untuk menjamin independensi dalam penyidikan,” demikian kata Simon kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (4/8).

Langkah kedua, kata Simon, Kapolri mengizinkan autopsi ulang jenazah Brigadir J. Terbukti dari hasil autopsi, jelas terungkap korban mengalami kematian yang diakibatkan oleh luka tembakan dan luka bukan tembakan.

"Adanya kejelasan ini dapat memandu pada proses penyidikan yang lebih objektif," demikian kata Simon.

Simon juga mengapresiasi sikap Polri yang terbuka dalam menyampaikan informasi perkembangan terkini penanganan penyidikan kasus Brigadir J.

Langkah keempat, tambah Simon, Kapolri menekankan bahwa upaya pembuktian dilakukan berdasar pada scientific Crime Investigation (Penyidikan Berbasis Ilmiah).

Dari empat langkah itu, terbukti bisa mempercepat Polri menemukan tersangka Bharada E. Bagi Simon, capaian kemajuan proses penyidikan itu akan sulit dicapai tanpa langkah strategis dari Kapolri.

“Dengan langkah strategisnya itu, Kapolri menunjukkan konsistensi kerja dengan penegakan prinsip-prinsip yang diatur dalam UU," jelas Simon.

Lebih lanjut, Simon mengatakan keterangan Kapolri telah memeriksa 25 anggota yang diduga menghambat penyidikan akan membuat stabilitas keamanan di masa akan datang.

“Kita optimis, sikap yang diambil oleh Kapolri dapat meningkatkan integritas dan independensi institusi,” pungkas Simon.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya