Berita

Kanselir Jerman, Olaf Scholz/Net

Dunia

Pasokan Gas dari Nord Stream 1 Berkurang, Kanselir Jerman Salahkan Rusia

KAMIS, 04 AGUSTUS 2022 | 14:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Jerman menyalahkan Rusia karena berkurangnya pasokan gas melalui pipa Nord Stream 1 dan menolak klaim Gazprom yang menyatakan gangguan tersebut disebabkan oleh masalah teknis dan hukum.

Kanselir Jerman Olaf Scholz mengatakan turbin gas yang diperbaiki di Kanada telah menunggu transfer ke Siemens Energy di Jerman barat. Tetapi pengirimannya telah tertunda karena pihak berwenang Rusia tidak mengambil langkah yang diperlukan.

“Bagi saya, penting untuk memperjelas bahwa turbin ini siap digunakan kapan saja. Tidak ada yang mencegahnya diangkut ke Rusia,” kata Scholz selama kunjungannya ke situs Siemens Energy pada Rabu (3/8), seperti dikutip Libyan Express..


Lebih lanjut, Scholz menuturkan, seharusnya perusahaan Rusia memberi tahu kami bahwa mereka menginginkan turbin ini dan memberikan dokumen bea cukai yang diperlukan untuk transportasi ke Rusia.

Perusahaan raksasa energi Rusia, Gazprom, secara signifikan mengurangi aliran gas melalui pipa Nord Stream 1 bulan lalu, dengan alasan Jerman tidak mengembalikam turbin Siemens ke Rusia setelah perbaikan di Kanada.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya