Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/RMOLJakarta

Nusantara

Sudah Dibahas Sejak 2019, Anies Baswedan Resmikan Rumah Sehat untuk Jakarta

RABU, 03 AGUSTUS 2022 | 23:40 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meresmikan nama baru rumah sakit umum daerah (RSUD) menjadi Rumah Sehat untuk Jakarta, pada Rabu (3/8).

Dikatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, ide gagasan perubahan nama itu mulai dibahas pada tahun 2019 silam.

"Lalu tahun 2020, kami siapkan langkah-langkahnya. Sempat terhenti karena pandemi Covid-19, baru kemudian aktif lagi setelah situasi pandemi mereda," kata Anies usai acara Pencanangan Penjenamaan Rumah Sehat untuk Jakarta di RSUD Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (3/8).


Anies mengatakan, alasan penjenamaan tersebut karena rumah sakit selama ini berorientasi pada kuratif dan rehabilitatif. Hal itu yang menyebabkan masyarakat memiliki pandangan bahwa untuk sembuh harus sakit terlebih dahulu.

"Nah di sisi lain pada saat pandemi kemarin kita menyaksikan pentingnya menjaga kesehatan. Karena itu kita ingin agar rumah sehat ini menjadi rumah di mana perannya ditambah," katanya.

Lebih lanjut, Anies mengatakan terdapat dua aspek yang mendukung, yaitu: aspek promotif dan aspek preventif. Menurutnya, akan membuat cara pandang masyarakat yang datang ke rumah sehat supaya menjadi sehat dan lebih sehat.

"Dari mulai melakukan medical check up sampai persoalan gizi dan lain-lain. Konsultasi, jadi rumah sehat ini dirancang untuk benar-benar membuat kita berorientasi pada hidup yang sehat, bukan sekedar berorientasi untuk sembuh dari sakit," terangnya.

Anies menambahkan, penyeragaman tersebut perlu dilakukan agar menjadi simbol institusi pemerintah di bidang kesehatan.

"Rumah Sehat untuk Jakarta ini dirancang agar masyarakat berorientasi pada hidup yang sehat, bukan sekedar untuk sembuh dari sakit," demikian Anies dikutip Kantor Berita RMOLJakarta.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya