Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Anggaran Pemilu Masih di Atas Kertas Karena Isu Penundaan Pemilu masih Ada

RABU, 03 AGUSTUS 2022 | 14:14 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah, DPR dan KPU bersama Bawaslu dan DKPP telah menyepakati anggaran untuk Pemilu 2024 mendatang sebesar Rp.76,6 triliun. Namun, anggaran tersebut hingga saat ini belum kunjung cair meski telah masuk ke dalam tahapan pemilu

Direktur Kata Rakyat Alwan Ola Riantoby menuturkan bahwa, kesepakatan anggaran antara pemerintah, DPR dan penyelenggara pemilu masih sebatas kesepakatan di atas kertas saja, realisasinya pemerintah belum memberikan anggarannya untuk penyelenggara pemilu secara maksimal.

“Kalau mau melihat ke belakang, bahwa rasa-rasanya kesepakatan tentang anggaran Pemilu ini masih di atas kertas,” ucap Alwan dalam acara diskusi hybrid yang dilaksanakan PARA Syndicate bertemakan Anggaran Pemilu Seret, Akankah Tunda Pemilu Lagi?, Jakarta Selatan, Rabu (3/8).


Alwan menuturkan bahwa komitmen pemerintah dalam anggaran pemilu ini harus ditegaskan kembali, lantaran sudah adanya kesepakatan antara pemerintah, parlemen dan juga penyelenggara pemilu.

“Setidaknya komitmen itu harus juga kemudian segera direalisasikan,” imbuhnya.

Kata Rakyat melihat problem politik saat ini adanya isu politik yang membuat anggaran pemilu tidak cair maksimal. Salah satunya muncul isu penundaan pemilu dan juga penambahan jabatan presiden yang mencuat sejak tahun lalu hingga kini.

“Memunculkan kegamangan-kegamangan baru. Apa kegamangan itu? ya soal resistensi terhadap penundaan pemilu, resistensi terhadap isu-isu 3 periode dan yang tidak sama-sama kita inginkan,” katanya,

Pihaknya berharap dengan adanya isu penundaan pemilu ini mengganggu pelaksanaan pemilu 2024 dan tidak tersedianya anggaran untuk pemilu. Pasalnya, Agustus 2022 ini sudah mulali masuk tahapan pemilu dan rentang waktu 2 tahun kurang ini seharusnya pemerintah memaksimalkan anggaran untuk penyelenggara pemilu.

“Jangan sampai tahapan pelaksanaan Pemilu 2024, kemudian terganggu dengan ketidaksediaannya anggaran yang pasti. Nah kita sama-sama tahu bahwa tanggal 1 sampai 14 Agustus ke depan salah satu tahapan ini juga membutuhkan banyak anggaran yaitu tahapan pendaftaran dan verifikasi parpol,” katanya.

“Kalau kemudian satu tahapan itu terganggu dengan problem anggaran maka kita juga akan khawatir dengan kepercayaan publik terhadap pelaksanaannya karena salah satu indikator pelaksanaan pemilu yang yang sukses adalah keterpenuhan anggaran,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya