Berita

Para pengunjuk rasa Irak memenuhi gedung parlemen di Baghdad, Irak, Senin, 1 Agustus 2022/Net

Dunia

Iran: Stabilitas Timur Tengah Bergantung Pada Stabilitas Irak

SELASA, 02 AGUSTUS 2022 | 14:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Republik Islam Iran selalu menghormati stabilitas politik di negara-negara tetangga, termasuk Irak.  

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani menekankan bahwa Irak harus bebas dari ketegangan politik, menyusul protes yang berlangsung berhari-hari di parlemen Irak dan dugaan campur tangan Iran dalam politik dalam negeri Irak.

Berbicara dalam konferensi pers mingguannya pada Senin (1/8), Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani mengatakan bahwa stabilitas di kawasan itu tergantung pada stabilitas di Irak.


“Iran dengan cermat mengikuti perkembangan yang sedang berlangsung di negara tetangga Irak, dan selalu menekankan pada pemulihan keamanan dan stabilitas di Irak,” kata Kanaani, seperti dikutip dari IRNA.

Apa yang saat ini terjadi di Irak menunjukkan bahwa itu adalah hasil dari perbedaan politik domestik di negara itu, menurutnya. Iran meyakini, partai-partai politik Irak dapat secara damai melanjutkan kegiatannya dalam kerangka konstitusi negara itu dengan saling menghormati.

Situasi politik di Irak tegang dengan aksi protes yang berlangsung berhari-hari, menyeret negara itu ke krisis politik yang lebih tajam, di tengah perebutan kekuasaan antara dua kelompok Syiah utama.

Ratusan pengikut seorang ulama Syiah yang berpengaruh, bermalam di dalam parlemen Irak, setelah merobohkan pagar keamanan di sekitar bangunan dan menerobos masuk sehari sebelumnya.

Pada Minggu (31/7 )ulama Syiah Irak yang berpengaruh Muqtada al-Sadr - yang berusaha untuk mengekang pengaruh Republik Islam Iran dalam politik Irak - meminta para pendukungnya untuk bergabung dengan ribuan orang lain yang telah berkemah di parlemen untuk mencegah pembentukan pemerintahan baru.

Ia  mengatakan bahwa sekarang adalah waktu terbaik untuk mengubah sistem politik dan konstitusi.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya