Berita

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri/RMOL

Politik

Pengamat: Calon Presiden 2024 Harus Memiliki Keberanian Seperti Firli Bahuri

SELASA, 02 AGUSTUS 2022 | 13:03 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri cocok dijadikan calon presiden di 2024 mendatang. Pasalnya, Firli memiliki kriteria calon pemimpin yang diharapkan oleh rakyat Indonesia, yakni mampu memberantas korupsi.

Direktur Eksekutif Media Survei Indonesia (Median), Rico Marbun menuturkan, calon presiden 2024 harus memiliki model kepemimpinan dan keberanian seperti Firli Bahuri.

"Ya jelas sangat perlu, harus punya keberanian. Bahkan pejabat aktif pun bila indikasi dan ada bukti, tidak segan disikat,” ucap Rico ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (2/8).


Menurutnya, sosok Firli Bahuri diperlukan di Indonesia, lantaran praktik korupsi di Indonesia menjamur dan susah untuk dihilangkan. Untuk itu, jika Firli menjadi calon presiden diharapkan mampu memberantas korupsi di Indonesia.

"Ini jelas perlu,” tutupnya.

Di era kepemimpinan Firli Bahuri, KPK mampu meningkatkan Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) 2022.

Rilis Badan Pusat Statistik (BPS) terbaru mengungkap IPAK 2022 mencapai 3,93 atau naik 0,05 poin dibandingkan tahun 2021 dengan skor 3,88.

IPAK tersebut menggunakan skala indeks 0-5, di mana rentang indeks 0-1,25 sangat permisif dan skor di atas 3,76-5,00 adalah sangat antikorupsi. Maka, skor IPAK 2022 dikategorikan sangat antikorupsi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya