Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Ketegangan Terkait Taiwan, Pasukan China Siap Mengubur Semua Musuh yang Menyerang

SELASA, 02 AGUSTUS 2022 | 08:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasukan Komando Teater Timur China mengeluarkan peringatan keras kepada siapa pun yang berani menyerang negara, di tengah di tengah ketegangan atas kemungkinan kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan.

Peringatan yang dirilis lewat pesan video pada Senin (1/8), itu dikeluarkan saat China menandai ulang tahun Tentara Pembebasan Rakyat (PLA). Video tersebut, yang menampilkan cuplikan dari berbagai latihan dan unit militer, mendesak para prajurit untuk “bersiap dalam formasi pertempuran, siap untuk berperang atas perintah, dan mengubur semua musuh yang menyerang.”

Ancaman itu semakin diperkuat oleh Yi Cao, seorang diplomat China yang dianggap sebagai 'prajurit serigala' dengan memposting pesan dari Komando di Twitter.


Diplomat itu juga mengulangi peringatan yang dibuat pekan lalu oleh Beijing atas rumor kunjungan Pelosi.

“Menteri luar negeri memperingatkan AS lagi untuk tidak mengirim Pelosi ke Taiwan: Bermain api pasti akan membakar diri Anda sendiri!” tweet diplomat itu, seperti dikutip dari Xinhua.

Retorika hawkish muncul di tengah rumor kunjungan Pelosi yang akan datang ke Taiwan, yang belum dikonfirmasi secara resmi. Menurut laporan terbaru oleh outlet media lokal, ketua DPR AS mungkin tiba di pulau itu pada hari Selasa, bahkan beredar kabar reservasi hotel untuknya dan krunya telah dibuat.

Taiwan telah memiliki pemerintahan sendiri sejak 1949, setelah pemerintah nasionalis China melarikan diri ke pulau itu menyusul kekalahannya dalam perang saudara. Sementara itu Beijing menganggap pulau tersebut sebagai bagian integral dari wilayah negara China.

Sementara menyetujui kebijakan 'Satu China' Beijing di atas kertas, Washington mempertahankan hubungan tidak resmi yang kuat dengan Taiwan, terlibat dalam kerja sama militer yang erat dengan negara kepulauan itu.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya