Berita

Anggota Komisi VIII DPR RI Bukhori Yusuf/Net

Politik

PKS Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penimbunan Bansos Jokowi di Depok

SENIN, 01 AGUSTUS 2022 | 22:05 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Bantuan sosial dari Presiden Joko Widodo yang ditemukan ditimbun di sebuah lahan kosong di kawasan Depok dianggap telah melukai hati rakyat kecil yang membutuhkan.

Penimbunan Banpres itu dianggap bentuk penghinaan lantaran bantuan tersebut seharusnya bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Anggota Komisi VIII DPR RI Bukhori Yusuf menyayangkan perlakuan terhadap beras Bansos yang dilakukan dengan cara dikubur.


Politisi PKS ini mengaku ragu jika beras sengaja ditimbun lantaran diklaim rusak atau tidak layak konsumsi. Bagi Bukhori, ada banyak cara supaya beras tersebut tidak terbuang sia-sia.

"Semisal dijual kembali ke pihak lain sebagai campuran pakan ternak. Setidaknya itu bisa lebih bermanfaat dan tidak menimbulkan kecurigaan,” tegas Bukhori, Senin (1/8).

Bukhori mendukung kepolisian mengusut tuntas kasus penimbunan beras tersebut. Dengan demikian, akan terungkap fakta dan pihak yang harus bertanggung jawab atas penimbunan beras itu.

“Komisi VIII menaruh perhatian terhadap kasus ini dan akan mengawal hingga terungkap motif dan pihak yang harus bertanggung jawab atas penimbunan beras Bansos tersebut," katanya.

Dia menegaskan, jika memang hasil pengusutan terkandung unsur tindak pidana, maka aparat penegak hukum turun tangan dan menangkap pelaku.

"Aparat penegak hukum tidak perlu ragu menyeret mereka untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum," tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya