Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono/Ist

Politik

Survei Median: Duet Anies-AHY Paling Diminati untuk Bertarung di Pilpres 2024

SENIN, 01 AGUSTUS 2022 | 20:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Duet Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dianggap paling cocok dan diminati oleh warganet.

Temuan itu disampaikan peneliti senior lembaga survei Media Survei Nasional (Median) Ade Irfan Abdurrahman ketika menyampaikan hasil surveinya, di kawasan Jakarta Pusat, Senin (1/8).

Ade Irfan menuturkan pasangan Anies-AHY ini muncul berdasarkan hasil koalisi partai politik pendukung Anies Baswedan yakni Nasdem, PKS dan Demokrat. Hasilnya, nama Anies-AHY yang paling banyak keluar dan dianggap paling pas untuk bertarung dalam pemilu 2024 mendatang.


Dalam hasil surveinya, Median melakukan simulasi skenario empat poros dalam Pemilu 2024 mendatang. Duet Anies - AHY dalam skenario pertama perolehannya di angka 18,0 persen. Kemudian skenario kedua masih di Anies-AHY dengan peringkat ketiga sebanayk 17,5 persen.

Selain itu, skenario ketiga nama Anies-AHY menduduki peringkat kedua dengan perolehan 18,0 persen mengalahkan Ganjar-Puan,. Skenario terakhir, duet Anies-AHY bertahan di peringkat dengan keterpilihan sebanyak 17,0 persen.

“Pasangan ini masih bisa memungkinkan untuk bisa lebih maju lagi dibandingkan duet Prabowo-Cak Imin, setelah melihat dinamika di lapangan,” demikian Ade Irfan

Survei ini menggunakan rancangan non probability sampling, dengan kuesioner berbasis google form disebarkan melalui sosial media Facebook dengan target pengguna aktif Facebook yang berusia 17 hingga 60 tahun. Kuesioner itu disebarkan pada tanggal 21-27 Juli dengan 1.500 responden yang tersebar di 34 provinsi.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya