Berita

Presiden Jokowi bertemu relawannya di Istana Bogor, Jumat (29/7)/Net

Politik

Seknas Jokowi Bocorkan Arahan Presiden soal Sikap Politik Relawan

SENIN, 01 AGUSTUS 2022 | 17:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum Seknas Jokowi Rambun Tjajo membocorkan arahan Presiden Joko Widodo saat mengumpulkan para relawan di Istana Bogor, Jumat lalu (29/7).

Rambun mengungkap, Presiden Joko Widodo mengarahkan agar para relawannya tidak terpancing dalam manuver politik terkait Pemilu 2024 mendatang.

“Soal arahan Jokowi, agar para relawan tidak terpancing masuk dalam manuver politik terkait Pemilu 2024. Bahwa kita fokus tetap fokus pada penguatan kesejahteraan rakyat, sementara soal politik, nanti ada waktunya sendiri,” ujar Rambun dalam keterangan tertulis, Senin (1/8).


Rambun menuturkan bahwa, narasi yang lebih mengemuka adalah soal kesejahteraan rakyat, ketimbang isu politik atau kekuasaan.

"Sekali lagi ini memperlihatkan komitmen Presiden Jokowi atas kesejahteraan rakyat, seperti soal ketahanan pangan (tercukupinya stok beras), pembangunan infrastruktur yang sudah terlihat manfaatnya,  termasuk kemungkinan masih berlanjutnya pandemi,” katanya.

Merujuk arahan Presiden Jokowi tersebut, kata Rambun, soal politik tahun 2024 menjadi urusan kesekian, dan sama sekali bukan isu prioritas. Relawan tetap solid mendukung Presiden Jokowi, dalam melanjutkan program-program terkait kesejahteraan rakyat.

"Dukungan relawan harus dibaca dalam konteks program pembangunan, bukan semata kekuasaan, yang di masa lalu biasa diistilahkan sebagai “kultus individu,” katanya.

"Seknas Jokowi yang sejak awal secara konsisten mendukung Presiden Jokowi, juga akan terus menjaga komitmen, dengan terus mengawal keberlanjutan program kesejahteraan. Sembari menanti pula  arahan Presiden Jokowi terkait Pemilu 2024,” demikian Rambun.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya