Berita

Seorang wanita memberikan suaranya di Dakar pada 31 Juli/Net

Dunia

Koalisi Pemerintah Senegal Klaim Menangkan Pemilu Legislatif, Oposisi Langsung Membantah

SENIN, 01 AGUSTUS 2022 | 16:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Klaim kemenangan disampaikan kubu koalisi yang dimotori Presiden Senegal Macky Sall pada Senin (1/8) waktu setempat. Mereka memenangkan 30 dari 46 departemen administrasi yang ada dalam pemilihan legislatif yang berlangsung Minggu (31/7) waktu setempat.

Kemenangan tersebut diumumkan mantan perdana menteri Aminata Toure, yang memimpin daftar koalisi yang berkuasa dalam pemilihan legislatif dari markas partainya dan disiarkan di televisi nasional pada Senin pagi.

“Ini memberi kami mayoritas yang tidak perlu dipertanyakan lagi,” kata Toure yang disambut sorak-sorai para pendukung, seperti dikutip dari AFP.


Dia tidak mengatakan berapa banyak dari 165 kursi parlemen yang dimenangkan partai tersebut.

Di bawah sistem pemilihan campuran Senegal, 97 kandidat yang memenangkan suara mayoritas di departemen administratif dipilih, sementara 53 dari daftar nasional dipilih menggunakan perwakilan proporsional, dan 15 lainnya dipilih oleh warga Senegal yang tinggal di luar negeri.

Barthelemy Dias, walikota ibukota Dakar, yang juga pemimpin koalisi oposisi utama yang sangat khawatir akan ambisi masa jabatan ketiga Sall, segera membantah hasil yang diumumkan oleh Toure.

“Orang-orang akan merespons, dan orang-orang akan turun ke jalan besok, dan Anda akan memberi tahu kami di mana Anda mendapatkan mayoritas Anda,” kata Dias.

Situasi politik di negara berpenduduk 17,5 juta itu, yang dianggap sebagai salah satu negara demokrasi paling stabil di Afrika Barat, telah menjadi semakin sengit, sebagian didorong oleh penolakan Sall untuk mengesampingkan pelanggaran batas masa jabatan pada 2024.

Senegal kembali diwarnai protes berujung kekerasan bulan lalu, setelah daftar utama kandidat parlemen koalisi oposisi utama, termasuk Sonko, didiskualifikasi karena alasan teknis. Akibatnya, daftar cadangan koalisi – sebagian besar terdiri dari relatif tidak diketahui – akan ada dalam surat suara.

Koalisi Benno Bokk Yakaar yang berkuasa di Sall berusaha untuk mempertahankan mayoritas lebih dari tiga perempat dari 165 kursi parlemen.

Sall berkuasa pada 2012 dan terpilih lagi pada 2019. Dia telah berkampanye pada proyek konstruksi besar-besaran seperti jalur kereta api berkecepatan tinggi dan pusat konferensi, serta produksi minyak dan gas.

“Saya yakin seperti di masa lalu, pemilih akan memutuskan secara transparan,” kata Sall setelah memberikan suara.

Penolakan Sall untuk secara terbuka mengesampingkan pencalonan pada 2024 telah memicu kekhawatiran bahwa dia akan mengikuti jejak Presiden Pantai Gading Alassane Ouattara dan mantan Presiden Guinea Alpha Conde.

Keduanya mendukung – dan memenangkan – masa jabatan ketiga pada tahun 2020 dengan menyatakan bahwa konstitusi baru telah mengatur ulang batas dua masa jabatan mereka.

Senegal mengadopsi revisi konstitusi, yang antara lain mengurangi masa jabatan presiden dari tujuh menjadi lima tahun, pada 2016. Sall menolak mengomentari niatnya untuk mencalonkan diri di 2024.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya