Berita

Khofifah Indar Parawansa dinilai potensial diduetkan dengan Prabowo Subianto, meski belum tentu mendapat restu PKB/Net

Politik

Soal Peluang Duet Prabowo-Khofifah, Ade Irfan: Angkanya Oke, Tapi PKB Oke Enggak?

SENIN, 01 AGUSTUS 2022 | 14:50 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dinilai paling cocok disandingkan dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, bukan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Alasannya, peluang Cak Imin untuk diusung internal partainya lebih besar ketimbang Khofifah.

Meskipun, sejumlah kalangan justru berpendapat kalau Prabowo ingin menggaet warga NU, tokoh yang paling pas untuk mendampinginya pada 2024 adalah Khofifah Indar Parawansa. Lantaran Khofifah dianggap netral dan kental dengan NU, dibandingkan Cak Imin yang saat ini berpolemik dengan PBNU.

Peneliti senior Media Survei Nasional (Median), Ade Irfan Abdurrahman berpendapat, Khofifah tidak disandingkan dengan Prabowo dalam survei yang dilakukan lembaganya karena pemegang tiket capres-cawapres untuk 2024 dari PKB adalah Cak Imin.


“Dinamika politiknya karena ada koalisi antara Gerindra dan PKB, dan pemegang tiket untuk Pemilu 2024 dari PKB yakni Cak Imin, tidak ada nama dari tokoh lain dari kalangan NU,” terang Ade Irfan, Senin (1/8).

Disinggung mengenai kemungkinan Khofifah disandingkan dengan Prabowo, probabilitasnya bisa sangat tinggi. Namun hal ini terkendala oleh restu PKB.

"Ada kemungkinan angka grassroot-nya besarnya di Jatim, Khofifah juga di Jatim, bisa juga disandingkan dengan Prabowo, apalagi tokoh perempuan. Angkanya bisa oke, cuma PKB-nya oke apa enggak,” tutupnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

UPDATE

Bedakan Es Gabus dengan Spons Saja Tidak Bisa, Apalagi Ijazah Asli

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:09

Mendesak Pemberlakuan Cukai MBDK

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:03

Paling Ideal Kedudukan Polri di Bawah Presiden

Jumat, 30 Januari 2026 | 01:21

MBG Lebih Mendesak, Lapangan Kerja Nanti Dulu Ya!

Jumat, 30 Januari 2026 | 01:16

Eggi Sudjana Cs Telah Jadi Pelayan Kepentingan Politik Jokowi

Jumat, 30 Januari 2026 | 01:11

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

PKR Tatap Pemilu 2029 Mengandalkan Kader Daerah

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:09

Kubu Jokowi akan Terus Lancarkan Strategi Adu Domba terkait Isu Ijazah Palsu

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:04

Ahmad Luthfi Menghilang saat Bencana Menerjang Jateng

Kamis, 29 Januari 2026 | 23:38

Roy Suryo akan Laporkan Balik Eggi Sudjana Cs

Kamis, 29 Januari 2026 | 23:15

Selengkapnya