Berita

Simulasi pasangan Capres yang disurvei oleh Median/Repro

Politik

Survei Median Simulasikan 4 Pasang Capres 2024, Siapa Pemenangnya?

SENIN, 01 AGUSTUS 2022 | 13:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pada Pemilu 2024 mendatang, kemungkinan akan ada empat poros calon presiden dan wakil presiden. Hal itu dimungkinkan karena adanya empat poros koalisi yang kemungkinan terbentuk sebagaimana yang berkembang di media massa.

Temuan itu diutarakan oleh peneliti senior Media Survei Nasional (Median) Ade Irfan Abdurrahman dalam menyampaikan hasil surveinya, di kawasan Jakarta Pusat, Senin (1/8).

“Kita juga buat simulasi empat skenario pasangan, kenapa kita pilih empat, karena kemungkinan berdasarkan apa yang kita lihat di media mengerucut potensinya ke empat,” kata Ade di lokasi.


Dia menuturkan, berdasarkan analisa kemungkinan pasangan calon presiden dan wakil presiden yang berkmbang di media massa, kemungkinan ada empat poros, yakni PDIP yang bisa mengusung sendiri calon presiden dan wakil presidennya, kemudian ada koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang digawangi Golkar, PPP dan PAN, selanjutnya ada koalisi Gerindra-PKB, lalu koalisi Nasdem, PKS dan Demokrat.

“Kita buat empat skenario itu, kita adu antara Prabowo-Muhaimin vs Ganjar Pranowo-Erick Thohir, kemudian Anies Baswedan-AHY, kemudian Puan Maharani -Andika Perkasa dan hasilnya nomor satu ada di Prabowo-Muhaimin ada di 24,1 persen,” katanya.

Dalam simulasi skenario kedua, yang memasangkan Prabowo-Muhaimin, Ganjar-Andika Perkasa, Anies Baswedan-AHY, Puan-Ridwan Kamil, hasilnya Prabowo-Muhaimin unggul 24,5 persen.

Selanjutnya dalam simulasi ketiga, dengan memasangkan Prabowo-Muhaimin mendapatkan dukungan 25 persen, Anies-AHY 18 persen, Ganjar Pranowo-Puan Maharani 16,5 persen dan Airlangga Hartarto-Erick Thohir 10 persen.

Untuk simulasi keempat, dengan memasangkan Prabowo-Muhaimin didapati angka 24 persen, Ganjar Pranowo-Ridwan Kamil 18,4 persen, Anies Baswedan-AHY 17 persen, dan Puan Maharnai-Sandiaga Uno 13,6 persen.

Ade menjelaskan dari keempat skenario ini, kesimpulannya, pemimpinnya masih di Prabowo-Muhaimin ketika diadukan dengan calon-calon lain. Meski demikian, jarak antar calon presiden berjarak sangat tipis.

"Ini masih ada potensi bagi calon-calon lain menyusul kalau skenario ini terjadi yang kita uji saat ini. Jadi persepsi atas elektabilitas ini adalah persepsi yang mewakili selama survei ini berlangsung,” tutupnya.

Survei ini mennggunakan rancangan non probability sampling, dengan kuesioner berbasis google form disebarkan melalui sosial media Facebook dengan target pengguna aktif Facebook berusia 17 hingga 60 tahun, yang disebarkan pada tanggal 21-27 Juli 2022, dan 1.500 responden yang tersebar di 34 provinsi.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya